Dinas Pertanian Papua pastikan ketersediaan benih Padi di kelompok penangkar di tengah cuaca ekstrem

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antisipasi ketersedian stok benih Padi pada Penangkar, Ibu Yustina Waicang, SP (Plh. Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Papua) dan Tim Dinas tmui ketua kelompok Tani Rukun Makaryo di Distrik Namblong Kabupaten Jayapura, Kamis (19/3/2026).

Antisipasi ketersedian stok benih Padi pada Penangkar, Ibu Yustina Waicang, SP (Plh. Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Papua) dan Tim Dinas tmui ketua kelompok Tani Rukun Makaryo di Distrik Namblong Kabupaten Jayapura, Kamis (19/3/2026).

Jayapura (KADATE) – Dalam rangka memastikan ketersedian stok benih padi di penangkar dalam kaitan dengan perubahan iklim termasuk  curah hujan,  Erik Purwo Susanto, SP  (Plh. Ka. Seksi Tanaman Pangan) didampingi ibu Yustina Waicang SP (Plh. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Tanaman Pangan) dan Hendrik Rumere, SE (Staf Bidang TPH)  melakukan pertemuan dengan Suyadi (ketua kelompok tani rukun makaryo) yang didampingi Kamari (staf balai benih palawija) di Besum Distrik Namblong Kab. Jayapura, Kamis (19/03/2026).

Pada kesempatan tersebut  ibu Yustina menjelaskan bahwa kunjungan tersebut ingin memastikan stabilitas stok benih padi berkualitas sekaligus memetakan dampak perubahan iklim terhadap produktivitas lahan di tingkat produsen bibit yang kelola balai benih.

Dari penjelasan ketua kelompok dan staf balai benih tersebut, terungkap bahwa saat ini petani penangkar menghadapi tantangan  berupa anomali cuaca dan serangan hama dan penyakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Suyadi, “curah hujan tinggi dan tidak menentu telah menghambat proses pengeringan benih, selain itu berdampak pada pola tanam sehingga sulit memutuskan siklus hama. Hama penggerek batang masih mengancam volume produksi benih kami.”

Merespons kendala tersebut, Erik Purwo Susanto, SP (Plh.Ka Seksi Tanaman Pangan) menyampaikan apresiasi untuk kerja sama dan koordinasi yang dibangun selama ini bersama dibawah koordinasi pak Jani Laupatty  dan staf.

Selanjutnya informasi yang diterima akan dijadikan referensi oleh team kerja dan mintra terkait guna memastikan dukungan optimal. Selain menerima informasi tersebut diatas, Fredik H. Rumere memastikan hak kelompok tani rukun makaryo sebagai salah satu penyuplay benih tetap menjadi perhatian dinas.

Mengakhiri diskusi Ibu Yustina menyampaikan bahwa Dinas Pertanian provinsi Papua akan terus bersinergi dengan kelompok tani rukun makaro dan staf balai bebeni serta mitra terkait  untuk mencarikan solusi langkah teknis serta dukungan sarana proteksi guna meminimalisir risiko gagal produksi benih akibat faktor alam.

Lanjut Ibu Yustina, sebagai tindak lanjut, pertemuan ini akan menjadi acuan perumusan langkah lanjut.

Pada kesempatan tersebut, mewakili kelompok petani penangkar, Suyadi juga mengapresiasi kehadiran langsung tim dinas dan berharap komunikasi rutin tetap terjaga agar ketersediaan bibit padi tetap stabil dan mencukupi kebutuhan petani meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem. (enos)

Berita Terkait

Ludes Terjual! Bawang Merah Petani Keerom laris  di Bazar Bank Papua
Dukung swasembada pangan, Kadis Pertanian Papua Lunanka Daimboa tinjau proyek cetak sawah di Sarmi
Dukung Visi Papua Barat Cerdas 2026, Praktisi Pendidikan John F Putnarubun Apresiasi Beasiswa S2 ke Liverpool University
Fashion Bernafas Budaya: “Strategi UMKM Anak Muda Papua dalam memasarkan Produk Bercitra Lokal’’
Serangga Pegunungan Arfak Mendunia, lebih dari 50-an kelompok Turis manca negara konfirmasi kunjungan tahun 2026 
Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 
Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah
Perjalanan Venora Masumbauw, pelajar SMK Migas Cepu dari Tanah Merah Baru Teluk Bintuni

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 07:58

Dinas Pertanian Papua pastikan ketersediaan benih Padi di kelompok penangkar di tengah cuaca ekstrem

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:56

Ludes Terjual! Bawang Merah Petani Keerom laris  di Bazar Bank Papua

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:11

Dukung swasembada pangan, Kadis Pertanian Papua Lunanka Daimboa tinjau proyek cetak sawah di Sarmi

Senin, 9 Maret 2026 - 16:12

Dukung Visi Papua Barat Cerdas 2026, Praktisi Pendidikan John F Putnarubun Apresiasi Beasiswa S2 ke Liverpool University

Senin, 15 Desember 2025 - 02:22

Fashion Bernafas Budaya: “Strategi UMKM Anak Muda Papua dalam memasarkan Produk Bercitra Lokal’’

Sabtu, 22 November 2025 - 13:26

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 

Jumat, 21 November 2025 - 18:49

Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah

Kamis, 20 November 2025 - 17:18

Perjalanan Venora Masumbauw, pelajar SMK Migas Cepu dari Tanah Merah Baru Teluk Bintuni

Berita Terbaru