Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Dinas Kehutanan Papua Barat siapkan Aspek Legal Edu Ekowisata

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Manokwari (KADATE) – Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat terus berbenah dalam upaya pengembangan eko-eduwisata, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan hutan lestari dan satwa liar. Kepala Bidang Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) Dinas Kehutanan Papua Barat, Altar Sawaki, S.Hut., M.Si., menyampaikan hal ini saat menerima kunjungan tamu wisata khusus, dr Franco dari Prancis, di ruang kerjanya.

dr Franco sendiri memiliki ketertarikan untuk melihat serangga secara khusus kupu kupu di Manokwari.

Kunjungan ini menegaskan tingginya minat wisata khusus terhadap keanekaragaman hayati yang ada di kawasan hutan alam Pegunungan Arfak.

disebutkan pula bahwa sebagai hobby mengenal jenis serangga. Saya tertarik untuk melengkapi koleksi pribadi jenis serangga dunia di rumahnya di Prancis. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah aspek legalitas perdagangan satwa liar, terutama karena adanya aturan CITES (Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Fauna dan Flora Liar yang Terancam Punah).

Menurutnya, pemenuhan aspek legal ini sangat baik agar tamu dapat membawa spesimen yang dibeli secara sah untuk koleksi, sehingga dampak lain dengan kehadiran wisatawan dapat memajujan usaha pariwisata alam di Arfak (Pegaf).

​Egy Mcdelly (Egy), salah satu anggota asosiasi pengusaha eksport insek indonesia saat mendampingi tamu menyebutkan terpenuhinya aspek legal akan menjadi katalis utama bagi perkembangan pariwisata Pegaf. Ia juga menjelaskan bahwa jika regulasi ada regulasi salah satunya berkaitan jual beli satwa yang berjaitan dengan satwa CITES, telah jelas dan dipenuhi, Para wisatawan tidak hanya datang dari jauh, tetapi juga dapat berkontribusi pada ekonomi lokal melalui pembelian koleksi spesimen secara legal.

​Selain aspek legal, ketersediaan sumber daya manusia juga menjadi sorotan serta infrastruktur akses menuju Obyek Wisata.

Disebutkan pula, selain aspek di atas, ketersedian informasi dan adanya ketersediaan pemandu wisata terlatih masih terbatas. Ia berharap pemerintah daerah dapat melatih pemandu khusus untuk mengarahkan tamu wisata khusus minat serangga, sekaligus menyatakan kesiapannya untuk mendatangkan lebih banyak turis minat khusus ke Manokwari jika dukungan infrastruktur dan regulasi ini terpenuhi. (enos)

Berita Terkait

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 
Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah
Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah
Dua putri Teluk Bintuni “Mohon Doa” untuk Lanjut S2 di Inggris
Trauma masa lalu Marga Inanosa tolak menyerahkan tanah ke PT Borneo Subur Prima untuk dijadikan lahan Sawit
DPP GOLKAR tetapkan Anshar Nurdin gantikan Almarhum Arius Kemon sebagai pengganti calon terpilih DPRK Teluk Bintuni
Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”
Bakti untuk Negeri dari Bintuni

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 13:26

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 

Jumat, 21 November 2025 - 18:49

Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah

Kamis, 20 November 2025 - 15:01

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Kamis, 20 November 2025 - 10:03

Dua putri Teluk Bintuni “Mohon Doa” untuk Lanjut S2 di Inggris

Selasa, 18 November 2025 - 10:44

Trauma masa lalu Marga Inanosa tolak menyerahkan tanah ke PT Borneo Subur Prima untuk dijadikan lahan Sawit

Rabu, 12 November 2025 - 09:09

Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”

Senin, 10 November 2025 - 14:37

Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 03:45

Bakti untuk Negeri dari Bintuni

Berita Terbaru

Oye Pigome, ST berpose bersama Yoti Gire, S.Sos Ketua HIPMI Papua Tengah terpilih periode 2025-2028 dalam suatu kesempatan. (Foto:Istimewa)

ASPIRASI

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Kamis, 20 Nov 2025 - 15:01