Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop, SH menyerahkan secara simbolis DPA yang diterima Kepala Distrik Weriagar Ibrahim Patiran, S.Sos di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati, Jumat (14/2/2025).

Caption: Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop, SH menyerahkan secara simbolis DPA yang diterima Kepala Distrik Weriagar Ibrahim Patiran, S.Sos di Gedung Sasana Karya Kantor Bupati, Jumat (14/2/2025).

Bintuni (KADATE) – Bupati kabupaten Teluk Bintuni -untuk sisa masa jabatan 2020-2025, – Matret Kokop berpesan sekaligus mengingatkan para pejabat, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) pada Dinas dan Badan serta Kantor di negeri sasar matiti untuk menggunakan anggaran tahun 2025 secara efektif dan efisien dalam pelayanan pemerintahan bagi masyarakat dan pembangunan daerah setempat. Pasalnya, terjadi pamangkasan anggaran oleh pemerintah pusat untuk kabupaten Teluk Bintuni sebesar 135 milyar rupiah lebih.

Bupati Matret Kokop mengingatkan pemanfaatan anggaran belanja daerah tahun 2025 itu ketika menyarahkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) tahun 2025 di gedung Sasana Karya, Kantor Bupati, SP III Manimeri, Jumat (14/2/2025).

Dan secara simbolis serahkan DPA untuk Distrik Weriagar Ibrahim Patiran, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) diterima Kepala Bidang Anggaran, Jefry J. Pattinussa dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Kepala Dinas Fredrik Paduai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Matret Kokop yang dalam dua periode mendampingi Bupati Petrus Kasihiw, sebagai wakil Bupati dengan jargon PMK2 itu menyebut, penyerahan DPA sebagai kegiatan terakhir.

“Sebagai kegiatan terakhir bagi saya, serahkan DPA bagi pimpinan OPD. Harapan saya, dengan terima DPA dapat aktifkan pelayanan, kantor berjalan lancar,” ungkap Matret Kokop yang pernah menjabat Kepala Distrik Aranday itu.

Pihak BPKAD Teluk Bintuni membenarkan adanya pengurangan anggaran pada tahun 2025 oleh pemerintah pusat yang ditaksir sebesar 135 milyar rupiah lebih. Misalnya, untuk dana alokasi umum (DAU) untuk kabupaten Teluk Bintuni sebelum efisiensi sebesar Rp.568.159.570.000, sesudah efisiensi menjadi Rp.477.151.621.000. Maka terjadi pengurangan 91 milyar lebih.

”Iya benar untuk pengurangan DAU seperti itu,” ungkap Jefry J. Pattinussa. Ditemui disela-sela acara penyerahan DPA itu, Jefry Pattinussa juga mengiyakan pada media bahwa adanya pengurangan pada dana alokasi khusus (DAK) dan juga dana OTSUS. [dmd]

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Spei Minta Perhatian Pemerintah Pusat Soal Akses Jalan Perbatasan
Terhadap UU TNI, Ketua LMA 7 Suku Teluk Bintuni dukung penuh
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Sabtu, 29 Maret 2025 - 12:06

Bupati Spei Minta Perhatian Pemerintah Pusat Soal Akses Jalan Perbatasan

Jumat, 28 Maret 2025 - 07:30

Terhadap UU TNI, Ketua LMA 7 Suku Teluk Bintuni dukung penuh

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Berita Terbaru