115 Kampung di Teluk Bintuni ikut pelatihan Sipades, Agus Wiratno: “Aset Kampung harus di Catat!”

Jumat, 11 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Kabid Administrasi Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Teluk Bintuni, Agus Wiratno, SE

Bintuni (KADATE) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Teluk Bintuni telah selesai melaksanakan kegiatan pelatihan Sistem Pengolahan Aset Desa (SIPADES) di Fujita Hotel, Manokwari pada tanggal 31 Juli – 6 Agustus 2023. Peserta yakni kepala kampung dan operator dari 115 Kampung.

Kepala Bidang (Kabid) Administrasi Kampung pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung kabupaten Teluk Bintuni, Agus Wiratno, SE menjelaskan, pelatihan tersebut dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber dari Balai Besar Bina Pemerintahan Desa Malang. Dan peserta dibagi dua gelombang, yakni, gelombang pertama tanggal 31 September -2 Agustus 2023 oleh 60 kampung dan gelombang kedua,sisanya 55 kampung pada tanggal 3 – 6 Agustus 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya kegiatan di Manokwari kemarin, itu adalah pelatihan Sipades atau aplikasi aset Desa. Kita undang adalah narasumber dari Balai Besar Malang, ibu Mei Wulandari dan ibu Ratna Juwita, tentang penatausahaan aset Desa atau kampung,” ungkap Agus Wiratno, mantan Kepala Distrik Merdey itu, Jumat, (11/8/2023).

Dikatakan bahwa, pelatihan Sipades yang merupakan aplikasi perencanaan administrasi aset Desa/Kampung berbasis sistem informasi mulai dari tahap perencanaan, pengadaan, penatausahaan sampai dengan penyajian laporan tersebut lebih banyak prakteknya, dan membutuhkan koneksi internet yang baik, dipilihnya Manokwari, ibukota provinsi Papua Barat sebagai tempat pelatihan tersebut. “Dan mereka (kepala kampung,red) minta suasana yang baru jadi dipilih di Manokwari itu,” ujarnya.

Berpose bersama kedua narasumber, Ibu Mei Wulandari dan Ibu Ratna Juwita

Mantan kepala Distrik Moskona Timur (Mostim) itu meminta agar para kepala kampung dan operator yang telah mengikuti pelatihan tersebut untuk dapat menata aset kampung dengan lebih baik. “Apakah aset ini bisa bertambah atau tidak di kampung, dan harus di catat sesuai regulasi, Permendagri No 1 tahun 2016 tentang aset Desa. Dan tujuan kami agar dana desa itu terarah, karena aset desa ini kita harus tata, pemerintah pusat sudah kasih kebijakan anggaran untuk Kampung atau Desa. Maka apa yang sudah dibelanjakan itu di catat masukkan di aplikasi aset Desa,” jelasnya.

Contoh aset kampung, kata Agus seperti fasilitas kantor kampung, komputer, meja dan peralatan, termasuk kursi, balai kampung, dan tanah kampung itu aset desa, karena dibelanjakan dengan dana Desa/kampung. Juga motor dinas, “banyak kepala kampung turun tidak dikembalikan. Begitu juga motor jhonson, dengan pelatihan ini kita menata aset kita lebih bagus karena kedepannya, pasti ada pemeriksaan aset oleh BPKP selaku pemeriksa di kampung, “ katanya.

Untuk menindaklanjuti kegiatan pelatihan tersebut, kata Agus, “akan membuka sekretariat di kantor untuk penatausahaan aset desa, dan juga membuat link untuk cara-cara penginputan aset desa.” [dmd]

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru