Kapolres AKBP Choiruddin Wachid beri makanan tambahan bagi Anak-anak di kampung Pasamay Teluk Bintuni

Rabu, 9 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Choiruddin Wachid saat memberikan makanan kepada salah satu anak di kampung Pasamay, Rabu, 8 Agustus 2023. (Foto:Istimewa)

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Choiruddin Wachid saat memberikan makanan kepada salah satu anak di kampung Pasamay, Rabu, 8 Agustus 2023. (Foto:Istimewa)

Bintuni (KADATE) – Dalam upaya penanganan stunting, Kapolres Teluk Bintuni AKBP H Choiruddin Wachid meninjau anak-anak di kampung Pasamay, Distrik Manimeri kabupaten Teluk Bintuni, Rabu (9/8/2023).

Kapolres AKBP Choiruddin Wachid mengatakan bahwa tujuan dari kunjungan tersebut diantaranya untuk mengetahui secara langsung angka stunting di kabupaten Teluk Bintuni. “Maksud dan tujuan kedatangan kami kesini untuk melihat dan mengetahui secara langsung angka stunting di  Bintuni khususnya di Kampung Pasamay, Distrik Manimeri,” kata Choiruddin Wachid.

Ia mengungkapkan bahwa selain program Si Pestani atau Polisi peduli stunting anak Bintuni, ada juga program lain yang dilaksanakan yakni Si Tarjal atau polisi antar jemput anak sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres melanjutkan bahwa angka stunting bukan saja di lihat dari gizi buruk akan tetapi bisa dilihat dari pola sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam kesempatan ini kami akan membagikan makanan tambahan berupa kacang bubur dan susu ultra yang di peruntukan kepada anak-anak balita. Selain itu juga memberikan tali asih kepada masyarakat melalui kader posyandu,” jelasnya.

Sementara itu, kader Posyandu, Rumini, mengatakan angka stunting bukan saja dilihat dari gizi buruk akan tetapi pola hidup. “Perlu diketahui bersama angka stunting dikampung Pasamay terdapat 7 anak,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kegiatan ini merupakan inovasi dari Kapolres Teluk Bintuni yang peduli terhadap anak-anak di Teluk Bintuni.

Dengan angka kasus stunting yang terjadi di Teluk Bintuni, kedepannya akan melakukan peninjauan ke rumah-rumah warga untuk melihat lebih dekat terkait sanitasi, kebersihan dan jumlah keluarga yang tinggal di dalam rumah. (Dmd)

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terbaru