Roy Masyewi : “Perlu tingkatkan pendidikan moral bagi generasi muda Bintuni”

Jumat, 28 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintuni (KADATE) – Salah satu pemuda 7 Suku yang juga aktif di dunia pendidikan di Teluk Bintuni, Roy Marthen Masyewi, S.Pd mengemukakan pendapatnya bahwa untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang handal musti dilakukan bersinergi antara pemerintah daerah, lembaga adat, dan pihak keagamaan. Sebab, persoalan pendidikan itu kompleks, selain memberikan ilmu pengetahuan bagi generasi muda untuk masa depannya, juga perlu didikan terkait moralitas.

Dalam bincang-bincang dengan kadatebintuni.com, Jumat (28/1/2022) malam, Roy Masyewi, S.Pd yang juga sebagai salah satu pengurus partai politik itu melihat sudah sangat urgen penanganan moralitas generasi muda. Dia juga melihat telah terjadi penurunan moralitas generasi muda di negeri sisar matiti ini.

Pasalnya, kata Roy Masyewi, perilaku anak sekolah pun ditemukan seperti yang tidak bersekolah terkait etika, sopan santun dan juga kehidupan yang dekat dengan minum minuman beralkohol bahkan ada yang terlibat pergaulan bebas. “Dan ini berbahaya bagi generasi muda kita ke depan, terutama anak-anak 7 suku,” tutur Roy Masyewi bernada serius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maka itu, kata Roy Masyewi bahwa tiga pilar yakni pemerintah, lembaga adat dan pihak keagamaan harus bekerja sama dan perhatikan generasi muda kini, secara khusus generasi muda 7 suku. “Kenapa saya prihatin, karena mereka generasi muda adalah penerus tongkat estafet pembangunan di suatu daerah, khususnya kita di Teluk Bintuni ini ke depan,” ucapnya.

Dia mengamati, ada kecenderungan orang tua yang sibuk dengan pekerjaan dan aktivitas rutin tiap hari bahwa tidak ada waktu untuk melihat dan memperhatikan anak-anaknya secara baik. Ini katanya, lebih terjadi pada orang tua yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Karena orang tua sibuk kerja, anak-anak kurang diperhatikan. Pergi ke sekolah tapi tidak sampai di sekolah. Dan juga ada yang dengan teman-teman baku ajak minum mabuk, dan pergaulan bebas, dan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ungkapnya.

Selaku tokoh pemuda, Roy mengaku ikut peduli pada dunia pendidikan dan generasi muda, bila moralitas jadi menurun. “Saya juga minta Dinas pendidikan untuk melihat hal ini dari pendidikan dasar sampai SMA,” ujarnya.

Selain kewajiban orang tua dalam mendidik anak-anak, kata Roy, tiga elemen penting di daerah yakni pemerintah, adat dan agama mesti bersinergi dengan baik. “Tidak kemudian, kita lihat masing-masing berjalan sesuai dengan kepentingannya sehingga tidak mampu memainkan kontrol sosial di tengah masyarakat,” kata Roy.

Ada anak muda bahkan anak sekolah yang mabuk, mengapa terjadi demikian? “Karena salah satu sebabnya kontrol sosial yang lemah, sehingga tidak ada sangsi sosial. Efeknya nanti daerah ini akan kehilangan generasi emas, pewaris negeri ini di masa depan,” tandasnya. [Azrul]

Berita Terkait

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Berita Terbaru