Bintuni (KADATE) – Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Teluk Bintuni Markus Maboro melihat pembangunan ruas jalan dalam kota Bintuni perlu ditata secara secara baik. Termasuk jalan-jalan lingkungan yang diminta agar di aspal.
Jalan-jalan lingkungan yang dimaksud oleh politisi asal partai Golkar itu seperti di Tahiti, sampai di panti asuhan Jalan Sambo, lalu di kompleks Masui hingga kampung pensiun. Begitu juga kompleks lainnya di dalam kota Bintuni, yang katanya sebagai kampung “tua”.
Kepada KadateBintuni.com, Markus Maboro yang sudah dua periode kini menjadi anggota DPRD Teluk Bintuni secara berturut-turut itu untuk memastikan apa yang disampaikan, dia mengajak awak media melihat langsung lokasi jalan-jalan lingkungan kampung tua di kota Bintuni itu. Bukan hanya itu, Mantan Ketua DPD KNPI Teluk Bintuni pun menyatakan bahwa pembangunan ruas jalan utama yang dibangun dua jalur, selain dikerjakan ke arah SP III Manimeri, juga agar di bangun ke arah rumah sakit umum daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita memberikan apresiasi untuk pemerintah daerah yang sudah mengerjakan pembangunan ruas jalan dua jalur dari Tisay ke Idut. Ini buat wajah kota Bintuni jadi bagus. Mesti di teruskan ke SP 3 dan juga dari Tisay ke jembatan kali tube dan juga dari kehutanan sampai ke kompi dan terus ke Tuhiba,” ujar Markus Maboro, Rabu (6/10/2021).
Selain pembanguna ruas jalan dalam kota Bintuni, ketua Komisi B yang membidangi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat itu juga mengingatkan pemerintah daerah tentang pentingnya memperhatikan lampu-lampu jalan.
“Kalau lampu jalan menyala baik, maka malam hari masyarakat yang pulang ke SP bisa jalan aman. Dan saya lihat ada tiang-tiang yang dipasang tapi lampu belum menyala,” ujar Markus Maboro, salah satu wakil rakyat yang paling sering ditemui di kantor DPRD Teluk Bintuni itu. [Azrul/dmd]