Serui (KADATE) – Jumlah pendaftar pada Kampus II UNCEN di Serui, kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua membludak melebihi kuota ketersediaan kursi, Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua kebingungan menetapkan jumlah yang akan diterima masuk sebagai mahasiswa (18/08/2021).
“Masih ada diskusi dengan pihak UNCEN terkait kuota, karena kurang lebih hanya sekitar 80 Mahasiswa yang diterima, akan tetapi hingga sekarang, sudah dua gelombang Pendaftaran, jumlahnya hampir melebihi 200 peserta tes, artinya antusiasme anak-anak Papua terhadap keberadaan kampus ini sangat tinggi”, ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Yapen Daniel Reba menjelaskan.
Adapun calon mahasiswa yang mendaftar adalah Putra dan Putri asli Papua, yang bukan hanya berasal dari wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen, akan tetapi juga dari kabupaten-kabupaten lain sekitar di Teluk Cenderawasih, seperti Mamberamo, Nabire, Biak, Supiori, Wondama, dan Manokwari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti diketahui, pada tanggal 29 Juni 2021 lalu, Kampus II UNCEN yang terdiri dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan di resmikan di Kabupaten Yapen, Provini Papua ini, dengan dihadiri oleh Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar, Rektor Universitas Cenderawasih, Apolo Sapanfo, Direktur Kelembagaan Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud dikti RI Dr. Ir. Ridwan, M.Sc, Ketua MRP Papua, Jhony Banua, Serta kepala Dinas Pendidikan,Kebudayaan, Perpustakaan dan Arsip Provinsi Papua, Christian Sohilait.
Adapun Papua terbagi menjadi tujuh Wilayah adat, di mana tiga Wilayah Adat, menghadap ke samudra Pasifik. 3 Wilayah Adat itu adalah Mamta (Jayapura dan sekitarnya), Saireri (Mencakup Waropen, Yapen, Biak dan sekitarnya), serta Domberai (Wilayah Wondama, Manokwari dan sekitarnya). Dengan lokasinya tersebut, ketiga wilayah adat tersebut kaya akan keragaman hayati bawah laut, dan juga potensi ekonomi yang besar dari pengembangan sektor maritim.
Keberadaan kampus ini akan memberikan akses pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia dari wilayah pesisir ini untuk mengembangkan sektor kemaritiman, untuk mempercepat pembangunan.
“Selain dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, kampus ini juga akan menyediakan jurusan Teknik Informatika, menampung lulusan kerjasama Pemda Yapen dengan Kampus Institut Pertanian Bogor, yang selama beberapa tahun ke belakang ini, mengadakan bersama pendidikan diploma dalam bidang ini”, ujarnya memberikan penjelasan tambahan. [***/dmd]