Bintuni (KADATE) – Masih dalam momentum kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76. Pada Hari Rabu tanggal (18/8/2021) sebagai langkah nyata dalam menindaklanjuti Program Presiden Joko Widodo, Bupati Kabupaten Teluk Bintuni Petrus Kasihiw, bersama Koordinator Papua Muda Inspiratif Papua Barat, serta Duta Petani Milenial Nasional: Simon Tabuni meluncurkan Program Petani Milenial, di Kabupaten Penghasil Gas alam terbesar di Tanah Papua ini.
Dalam peluncuran yang berlokasi di Pulau Amutu Besar, Distrik Babo, turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Teluk Bintuni Syaiful A. Killian dan Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar. Progam ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pertanian, Provinsi Papua Barat, Kabupaten Teluk Bintuni dan gerakan Papua Muda Inspiratif.
Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni, yang berlokasi hanya beberapa kilometer saja dari area produksi Gas Alam Internasional: LNG Tangguh, yang dioperasikan oleh Raksasa Migas Inggris : BP, telah memiliki lebih dari 50 kelompok tani, yang didorong oleh pemuda dan pemudi asli Papua.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya siap bekerja keras, bersama dengan Papua Muda Inspiratif Wilayah Papua Barat, mendorong suksesnya pelatihan, pemberian modal, dan akses ke Pasar, untuk para pemuda disini”, ujar Simon Tabuni, Putra asli Papua yang telah sukses mendirikan usahanya dalam bidang pertanian, yakni: Anggi Mart, dan ditunjuk oleh Menteri Pertanian RI sebagai Duta Petani Milenial wilayah Papua Barat.
Sebelumnya di bulan Mei 2021, bersama Kementerian Pertanian dan Papua Muda Inspiratif telah meluncurkan program Petani Milenial telah diluncurkan di Ibukota Provinsi Papua Barat: Manokwari. Program ini telah berhasil menginkubasi lebih dari 500 anggota di Provinsi Papua Barat, yang hampir semuanya adalah pemuda dan pemudi asli Papua.
Program Petani Milenial merupakan bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia dalam menciptakan 2,5 Juta lapangan kerja dari sektor pertanian. Mendukung program kerja Kementerian Pertanian, Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar bekerja keras mewujudkan 100.000 Petani Milenial di seluruh Indonesia dari Provinsi Aceh sampai dengan Provinsi Papua dan Papua Barat.
Presiden Joko Widodo menjadikan Kabupaten Teluk Bintuni sebagai salah satu di Provinsi Papua barat yang menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia, menunjukkan komitmen beliau dalam mendorong Percepatan Pembangunan di Papua dan Papua Barat.
Dalam momentum kemerdekaan ini, Program petani millenial menjadi program andalan untuk menciptakan petani-petani muda orang asli Papua yang keren dan inovatif serta mampu mengikuti perkembangan teknologi.
“Kami siap mendukung arahan Presiden Joko Widodo untuk mensejahterahkan Papua, melalui program-program Pemberdayaan untuk masyarakat asli Papua, seperti Program Petani Milenial ini”, ujar Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw sangat antusias dengan adanya program petani milenial di daerahnya ini.
Dalam mengawali penerapan Petani Milenial di Teluk Bintuni, Kementerian Pertanian akan memberikan secara bertahap peralatan sekaligus teknologi penunjang pertanian, termasuk permodalan teknologi, kemampuan berbisnis dan UMKM sehingga output yang diharapkan adalah dapat menjadi komoditas ekspor unggulan di Indonesia.
“Kami memberikan apresiasi kerja keras Kementerian Pertanian, khususnya Badan PPSDM dan Dirjen Tanaman Pangan, yang telah dua kali mendukung peluncuran program Petani Milenial untuk wilayah Papua Barat ini. Pada rapim lintas kementerian dan lembaga yang dipimpin oleh Presiden, pada tanggal 22 Juli lalu, menyatakan akan mendorong percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua, dan meminta saya untuk turun lapangan langsung, kerja dan ikut membantu”, ujar Staf Khusus Presiden yang adalah Putra asli Papua ini.
Hingga saat ini, Billy Mambrasar bersama kementerian pertanian telah melakukan sosialisasi terkait program Petani Milenial ini, sebagai bentuk implementasi jangka panjang untuk mewujudkan Petani Milenial yang memiliki kemampuan bertani secara holistik, untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Teluk Bintuni.
Pada peluncuran ini, juga dilakukan penyerahan bantuan modal dari Gerakan Papua Muda Inspiratif untuk pelaku UMKM Abon Kepting Desa Amutu agar bisa mengembangkan usaha mereka. Dana bantuan senilai 20 Juta rupiah tersebut secara simbolis diserahkan Simon Tabuni selaku Koordinator Papua Muda Inspiratif
“Terimakasih kepada Presiden Joko Widodo, terimakasih anak Simon Tabuni dan Papua Muda Inspiratif, atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada kami. Semoga Tuhan terus memberikan kesehatan dan kekuatan kepada ananda Simon dan Pimpinan kita, Bapa Jokowi untuk lakukan Perubahan”, ujar Mama Manuama, salah satu pelaku usaha di Distrik Babo ini.
Papua Muda Inspiratif ialah gerakan kolaboratif muda dan mudi Papua yang mempunyai visi untuk bersatu, bersinergi dan berkarya untuk kesejahteraan Tanah Papua. Program ini terdiri dari muda mudi asli Papua, pelaku usaha UMKM di berbagai sektor. Gerakan ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 20 Oktober 2019, di Jembatan Merah Putih, Jayapura, Papua.
Dengan adanya program petani milenial di Kabupaten Teluk Bintuni ini, diharapkan dapat meningkatkan kedaulatan pangan Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, dan mendukung ketahanan Pangan Nasional. Kehadiran Program Petani Milenial di Kabupaten Teluk Bintuni merupakan persembahan kemerdekaan tahun ini yang menjadi semangat bagi anak-anak muda Papua di Bintuni untuk berkarya melalui pertanian. (***/dmd)