Wow! Upaya Percepatan Pemekaran DOB “Tabi-Saireri” Digencarkan, Ini Komentar Stafsus Presiden RI: Billy Mambrasar

Rabu, 30 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serui (KADATE) – Pada tanggal 30 Juni 2021 di kota Biak Kabupaten Biak Numfor, dengan dipimpin oleh Ketua Forum Kepala Daerah Tabi-Saireri sekaligus Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw. Sebuah gelaran rapat antar kepala daerah yang dihadiri oleh Walikota Jayapura, Bupati dan Wakil Bupati kabupaten se wilayah adat Tabi dan Saireri, serta Ketua dan Anggota DPRD diadakan.

Salah satu yang menjadi arahan kebijakan yang direkomendasikan dari pertemuan tersebut, adalah percepatan Pemekaran DOB (Daerah Otonomi Baru) untuk mengurangi rentang kendali pemerintah kepada masyarakat, dan mempercepat pembangunan, seperti tertulis dalam rilis resmi dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Apakah ini pertanda bahwa Provinsi Tabi-Saireri akan segera diresmikan? Seperti dalam pendetailan UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, salah satu dari daftar Pra Syarat untuk pembentukan daerah Pemekaran Baru adalah adanya Persetujuan DPR, Kepala Daerah, Aspirasi Masyarakat, dan juga ketersediaan fasilitas publik, seperti Universitas Negeri, di wilayah baru pemekaran tersebut. Seperti juga diketahui, sebelum terbentuknya Provinsi Papua Barat, Universitas Papua yang sekarang ada di Manokwari, awalnya hanyalah Fakultas Pertanian Universitas Cenderawasih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti diketahui bahwa sehari sebelumnya, tanggal 29 Juni 2021 di Serui, kabupaten Kepulauan Yapen, Papua ada acara peluncuran kampus II Universitas Cenderawasih.

Seperti dimuat dalam rilis resmi Pemda Kabupaten Kepulauan Yapen, Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, Toni Tesar melakukan acara pencanangan kampus II Uncen di Serui. Kampus II Uncen ini diawali dengan Fakultas Kelautan dan Perikanan, yang akan menampung kurang lebih 80 Mahasiswa mulai tahun ajaran 2021/2022 ini.

Acara ini dihadiri oleh Rektor Universitas Cenderawasih Dr. Apolo Safanpo, ST, MT, Direktur, Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar ST. BSc, MBA, Direktur Kelembagaan Dirjen Dikti Kemendikbudristekdikti, Dr. Ir. Ridwan M.Si, Ketua DPR Papua Jhonny Banua, dan Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Kearsipan Nasional, Christian Sohilait.

Kedua acara yang berurutan tersebut, kemudian secara rasional, membuat banyak pihak dapat berspekulasi akan mungkinnya DOB Provinsi Baru ini akan segera terbentuk. Stafsus Presiden RI asal Papua, Billy Mambrasar, ketika diminta komentarnya perihal hal tersebut, memberikan responsnya.

“Saya belum dapat berkomentar lebih jauh, karena saya tidak hadir di acara rapat di Biak, akan tetapi saya hadir di acara peluncuran Kampus II Uncen, di Yapen. Karena memang salah satu prioritas penugasan saya adalah mendorong percepatan Pendidikan di Provinsi Papua dan Papua Barat, dan di wilayah 3T lainnya. Saya mungkin belum dapat berkomentar tentang pembentukan Provinsi Baru ini, karena ini ada di Ranah Kementerian Dalam Negeri,” ujar Stafsus Presiden asal wilayah Adat Saireri ini.

Menolak memberikan komentar tentang Pembentukan Provinsi Tabi Saireri, Stafsus Billy Mambrasar kemudian memberikan pesan Presiden Jokowi terkait pembangunan Manusia di Papua dan Papua Barat.

“Seperti kita ketahui bahwa Presiden Jokowi tetap fokus dalam membangun Papua, komitmennya tidak berhenti. Rasa cinta Jokowi tetap dan tidak berubah untuk Papua. Khususnya di Periode kedua ini, Pesan presiden adalah fokus kepada percepatan Pembangunan Manusia khususnya orang asli Papua. Hal itu tertuang di dalam Inpres No. 9 tahun 2020, dan salah satunya adalah mendorong sektor maritim di wilayah Teluk Cenderawasih,” ujar Billy Mambrasar, menyampaikan Pesan dari Presiden Joko Widodo.

Adapun, pada tahun 2020, Presiden Joko Widodo meluncurkan Instruksi Presiden (INPRES) No. 20 tahun 2020, yang berisi arahan untuk percepatan pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat. Inpres ini kemudian oleh Bappenas, didetailkan menjadi rencana aksi Pembangunan di kedua Provinsi ini. [ist/dmd]

Berita Terkait

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 
Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah
Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah
Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”
Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis
Terpanggil kontribusi pada Pendidikan Dasar di Teluk Bintuni, Darius Susure putuskan kerja relawan pada YPPK
Kisah Muna Kosepa, Alumni P2TIM : “Mimpi gadis asal Distrik Tomu ini kini jadi nyata”
Izakar Pekei : “Kami dukung Frans Pigome jadi Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia”

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 13:26

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 

Jumat, 21 November 2025 - 18:49

Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah

Kamis, 20 November 2025 - 15:01

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Rabu, 12 November 2025 - 09:09

Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”

Senin, 10 November 2025 - 14:37

Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:07

Terpanggil kontribusi pada Pendidikan Dasar di Teluk Bintuni, Darius Susure putuskan kerja relawan pada YPPK

Senin, 20 Oktober 2025 - 02:20

Kisah Muna Kosepa, Alumni P2TIM : “Mimpi gadis asal Distrik Tomu ini kini jadi nyata”

Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:26

Izakar Pekei : “Kami dukung Frans Pigome jadi Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia”

Berita Terbaru

Oye Pigome, ST berpose bersama Yoti Gire, S.Sos Ketua HIPMI Papua Tengah terpilih periode 2025-2028 dalam suatu kesempatan. (Foto:Istimewa)

ASPIRASI

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Kamis, 20 Nov 2025 - 15:01