Billy Mambrasar: “Suatu saat nanti ada anak Papua terpilih jadi Presiden RI”

Rabu, 21 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, KadateBintuni.com – Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar berharap agar suatu saat nanti, ada anak Papua terpilih menjadi seorang Presiden Indonesia. Hal itu diungkapkannya dalam sebuah talkshow bersama Merry Riana, yang di tayangkan di akun Instagramnya: @billymambrasar.

Dalam video yang sama, juga muncul pernyataan Petinggi Partai Nasdem: Surya Paloh, yang menyatakan bahwa suatu saat nanti, dalam waktu dekat, dia akan melihat anak-anak Indonesia berkulit hitam dan berambut keriting, dapat memimpin negeri ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Suatu saat nanti, kaum Minoritas seperti saya, dapat menjadi Pemimpin di Negeri ini”, ungkap Billy saat ditanya oleh Merry Riana, apakah dirinya bermimpi untuk dapat menjadi Presiden RI suatu saat nanti. Seperti diketahui, Indonesia telah memiliki 7 orang Presiden, dan seluruhnya berasal dari Pulau Jawa. Belum ada satupun Presiden yang berasal dari wilayah timur Indonesia.

Billy Mambrasar asal Papua ini dilantik menjadi salah satu dari 11 Staf Khusus Presiden RI Joko Widodo, pada bulan November tahun 2019 lalu. Sebelum menjadi Staf Khusus Presiden RI, Putra Papua yang pernah menempuh pendidikan di Universitas terbaik dunia seperti Oxford (Inggris), dan Harvard (Amerika Serikat) ini aktif mempromosikan pendidikan, bukan hanya di Papua melalui Yayasan yang dia dirikan, yakni Yayasan Kitong Bisa, akan tetapi juga berkeliling di Provinsi Indonesia Timur lain seperti Maluku dan NTT.

Sebagai salah satu Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar membidangi hal-hal yang merupakan fokus utama kerjanya sendiri, sebelum bergabung dalam pemerintahan, yakni: Pendidikan, Kewirausahaan, Kepemudaan, sertai isu-isu Indonesia timur, khususnya isu Papua, tempatnya berasal.

Beberapa Program kerja berkolaborasi dengan berbagai Kementerian dan Lembaga diusung oleh Billy Mambrasar, untuk mempersempit jurang pembangunan antara Papua, Indonesia Timur, dan bagian lain dari Indonesia. Program-program tersebut dinamakan Billy Mambrasar sebagai: “BAPER”, atau “Bawa Perubahan”.

Program tersebut adalah: Pertama, Berkolaborasi dengan Kementerian Pertananian dalam Menciptakan 100,000 Petani Milenial, yang diberikan kapasitas, permodalan dan juga akses, di 10 Provinsi Intervensi termasuk Papua, Papua Barat, dan NTT. Kedua, mendorong dibentuknya Manajemen Talenta Papua, berkolaborasi dengan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, untuk menghubungkan Talenta Muda dari Papua dengan Pelatihan, Pengembangan Diri, serta kesempatan kerja.

Program Ketiga, adalah Kolaborasi dengan Papua Muda Inspiratif, untuk membangun Papua Youth Creativity Hub (PYCH), yang akan menjadi tempat menginkubasi wirausahawan Muda Papua dan Papua Barat. Pusat inkubasi sejenis juga akan dibangun di Provinsi Maluku. Program Keempat, adalah dengan bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, membangun pusat belajar informal, di berbagai tempat di timur Indonesia, untuk meningkatkan aksesiblitas pendidikan.

Billy Mambrasar terus mengusung Narasi Tunggal: “Mari Membangun Indonesia dari Papua, Mari Membangun Indonesia dari Timur Indonesia”. Harapanya adalah anak-anak dari Indonesia Timur dapat berdiri sejajar dengan bagian lain dari Indonesia dan Billy berharap dapat membuka jalan untuk mendorong Prestasi-prestasi dari lebih banyak lagi. (***/dmd)

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terbaru