Musrenbang distrik Moskona Timur hasilkan 6 program prioritas

Kamis, 15 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintuni (KADATE) – Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan pemerintah Distrik Moskona Timur pada tanggal 14 April 2021 di Bintuni menghasilkan 6 (enam) program prioritas yang diharapkan dapat masuk dalam program yang di danai pada APBD 2021 nanti.

Program itu meliputi kelanjutan jalan dari Bintuni ke Distrik Moskona Timur, perumahan bagi petugas kesehatan. Rehap Kantor Distrik dan pembangunan rumah jabatan kepala distrik, subsidi pesawat dan pembukaan bandara baru di Kaibur, serta perumahan layak huni bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Distrik Moskona Timur, Simson Orocomna, S.Sos M.Si berharap program yang telah dihasilkan dapat diakomodir dalam rencana pembangunan tingkat kabupaten Teluk Bintuni untuk tahun anggaran 2021. Pasalnya, diantara program tersebut sudah diusulkan pada tahun sebelumnya namun belum dimunculkan pada tahun anggaran 2021 ini.

Simson Orocomna

“Kita lakukan musrembang itu, sebenarnya di distrik Moskona Timur, namun kondisi situasi pesawat, hubungan transportasi udara yang belum ada dan darat jembatan di kali Biru dekat Masyeta itu putus, namun kita bisa lakukan musrembang di Bintuni, ungkap Simson Orocomna terkait lokasi kegiatan musrenbang dilaksanakan di kota Bintuni yang di buka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah Drs. Frans N. Awak lalu.

Dia lalu merinci 6 program prioritas yang dihasilkan lewat Musrenbang yang dihadiri utusan dari beberapa OPD teknis, termasuk dari Bappeda Teluk Bintuni.
“Kita usulkan lewat musrembang ada 6 program prioritas pertama, jalan yang pemerintah bangun kearah moskona timur, lewat Masyeta, dan lewat Biscoob itu perlu harus ada peningkatan terus,” ungkap mantan Kepala Distrik Moskona Barat itu.

Dikatakan, program lainnya terkait subsidi pesawat, “sampai saat ini belum ada pesawat untuk kita distrik moskona timur. Harus bisa subsidi setiap tahun ada,” tuturnya.

Dan program lainnya itu terkait peningkatan puskesmas Moskona Timur. “Rumah untuk petugas kesehatan belum ada, tentang pendidikan pendidikan SD, SMP sudah ada, kalau bisa dibangun SMA di Moskona Timur,” harapnya.

Salah satu anggota tim 315 pejuang pemekaran Provinsi Papua Barat itu berharap adanya pemekaran Distrik baru di Distrik Moskona Timur yang cukup luas wilayahnya. “Kemudian yang berikut adalah, kita di Moskona Timur itu luas wilayah cukup besar, berbatasan kabupaten Tambrauw dan Pegaf, itu perlu ada pemekaran tiga distrik di Moskona Timur,” tambahnya.

Menurutnya, apa yang diputuskan lewat Musrenbang hendaknya menjadi perhatian. “Bukan memaksakan tapi itulah program prioritas tiap tahun, kalau bisa program-program yang kita usulkan ini ada yang direalisasi di tahun 2022 itu,” tandasnya.

Secara terpisah, Samuel Orocomna, salah satu tokoh intelektual asal Moskona Timur berharap pemerintah daerah khususnya OPD teknis dan anggota DPRD yang sudah hadir di Musrenbang itu dapat mengakomodir 6 usulan masyarakat lewat Musrenbang Distrik Moskona Timur itu sebagai program prioritas.

Samuel Orocomna

Mengingat Distrik Moskona Timur wilayah geografis sangat jauh dari ibu kota kabupaten Teluk Bintuni dengan itu, kata Samuel Orocomna berharap OPD terkait dan juga anggota DPRD dari dapil 3 agar mengakomodir program prioritas yang di sampaikan oleh masyarakat lewat Musrenbang kampung dan Distrik.

“Kami sampaikan bahwa Distrik Moskona Timur lakukan Musrenbang bukan baru suatu kali tetapi setiap tahun sesuai perintah UU harus melaksanakan musrenbang tetapi Distrik Moskona Timur punya program prioritas dari tahun ke tahun tidak pernah di merespon oleh OPD lingkungan pemerintahan kabupaten Teluk Bintuni,” ungkapnya. [dmd]

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru