Lambert Jitmau yakin pasar modern Rufei akan pulihkan ekonomi kota Sorong

Kamis, 8 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorong (KADATE) – Wali Kota Sorong, Drs. Ec. Lambert Jitmau, MM, harap Pasar Modern Rufei, yang digadang sebagai pasar termegah di Papua Barat, dapat segera diresmikan dalam waktu dekat ini.

Harapan tersebut muncul ketika LJ (sapaan akrab Lambert Jitmau)), berbicara dalam kegiatan sosialisasi penempatan pedagang Pasar Modern Rufei, yang digelar Pemkot Sorong bersama para pelaku usaha Pasar Boswesen, Kamis (08/4), digedung Samu Siret, Kota Sorong.

Pemkot Sorong, kata LJ, terlebih dahulu ingin agar antara pemerintah dengan pelaku usaha yang bakal menempati pasar modern rufei, bersepakat mengenai hal tekhnis terkait penempatan pedagang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lambert Jitmau bahkan sangat menyambut baik apabila proses penempatan pedagang dalam pasar berjalan lebih cepat agar pasar tersebut dapat segera ia diresmikan.

“Harapan saya paling lambat pada tanggal 19 April 2021, para pelaku bisnis telah pindah ke Pasar Modern Rufei. Kalau pasar Rufei sudah terisi dengan pelaku bisnis, maka akan diresmikan,” kata Walikota.

LJ juga menjelaskan, proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika pasar modern ini mulai beroperasi bakal meningkat tajam, dampak dari semakin banyaknya pelaku usaha di kota sorong.

Hadirnya pasar modern yang pernah dipresentasikan secara langsung di hadapan Presiden RI Joko Widodo ini juga dinilai mampu menjadi katalis pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19, sejalan dengan upaya Pemerintah Pusat dalam penanganan dampak ekonomi pandemi covid-19.

“Pelaku bisnis di Kota Sorong akan terus bertambah, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sorong juga dapat meningkat. Juga menjadi katalis untuk pemulihan ekonomi kita, tapi tetap dilakukan dengan disiplin ketat protokol kesehatan,” sebut Ketua Golkar Papua Barat ini.

Pasar Modern Rufei diketahui memiliki 496 los, yang terdiri dari 132 los untuk sembako/pecah belah, 48 los untuk pakaian/aksesoris, 24 los untuk warung makan, dan 292 los untuk sayur mayur.

Selain itu, kawasan pasar modern rufei, direncanakan dalam pengembangannya kedepan akan terintegrasi dengan sentra bisnis yang lain, salah satunya pasar ikan yang pembangunannya akan segera dimulai. (Ist/dmd)

Berita Terkait

Ludes Terjual! Bawang Merah Petani Keerom laris  di Bazar Bank Papua
Dukung Visi Papua Barat Cerdas 2026, Praktisi Pendidikan John F Putnarubun Apresiasi Beasiswa S2 ke Liverpool University
Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 
Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah
Perjalanan Venora Masumbauw, pelajar SMK Migas Cepu dari Tanah Merah Baru Teluk Bintuni
Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah
Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”
Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:56

Ludes Terjual! Bawang Merah Petani Keerom laris  di Bazar Bank Papua

Senin, 9 Maret 2026 - 16:12

Dukung Visi Papua Barat Cerdas 2026, Praktisi Pendidikan John F Putnarubun Apresiasi Beasiswa S2 ke Liverpool University

Sabtu, 22 November 2025 - 13:26

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 

Jumat, 21 November 2025 - 18:49

Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah

Kamis, 20 November 2025 - 17:18

Perjalanan Venora Masumbauw, pelajar SMK Migas Cepu dari Tanah Merah Baru Teluk Bintuni

Kamis, 20 November 2025 - 15:01

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Rabu, 12 November 2025 - 09:09

Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”

Senin, 10 November 2025 - 14:37

Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis

Berita Terbaru