Sorong (KADATE) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Papua Barat menyelenggarakan musyawarah cabang (Muscab) secara serentak hari ini. Muscab ini digelar di dua zona. Diantaranya zona Sorong Raya dan zona Manokwari Raya. Muscab zona Sorong Raya digelar di hotel Vega, kota Sorong, (11/3/2021).
Ketua PKB Papua Barat Abdullah Gazam mengatakan, pihaknya telah menggelar Muscab se-Papua Barat dengan mayoritas keputusan berdasarkan musyawarah mufakat.
“Keputusan dalam Muscab serentak ini dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. Saat ini waktunya kita menebar kemaslahatan (kemanfaatan) melalui kebijakan politik,” kata AG sapaan Abdullah Gazam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Muscab ini sebenernya hanya melakukan penetapan ketua, sekertaris dewan syuro, ketua, sekertaris dan bendahara dewan tanfiz yang di tetapkan oleh DPP.
“Jadi menurut AD ART yang baru kita pasca muktamar Bali mekanisme ini yang kemudian ditempuh oleh PKB baik level DPW, DPC maupun PAC nantinya,” ungkapkan ketua DPW PKB Papua Barat Abdullah Gazam.
Abdullah Gazam mengatakan, struktur kepengurusan DPC nantinya yakni kalau masalah wajah baru atau lama kewenangan penuh yang di berikan oleh DPP.
“Jadi mekanisme ini dilakukan evaluasi dan monitoring, penilaian terhadap kinerja secara digital dilaporkan secara berkala oleh DPC kepada DPP,” Terangnya.
Ditambahkannya, “Sementara untuk menentukan siapa calon Ketua dan sekretaris Syuro dan Ketua, sekretaris dan bendahara Tanfidz akan ditunjuk oleh DPP PKB. Saat ini belum ada yang mengetahui siapa yang menempati posisi tersebut,” ujar Abdullah Gazam yang juga menjabat Ketua Komisi I DPR Papua Barat.
Ia, berharap agar setelah Muscab seluruh kepengurusan DPC stabil dan menjalankan program partai dengan baik.
“Harapannya kepengurusan stabil terus menjalankan program yang sudah di gariskan dari DPP dan DPW yang menjadi renstra PKB secara keseluruhan dengan tentu melihat apa yang terjadi di lokal ini,” tutup Gazam. (ist/Azrul)