Dana Bos Untuk Papua Dan Papua Barat Bertambah, Stafsus Jokowi Puji Kemendikbud 

Kamis, 11 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorong (KADATE) – Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrasar memberikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk merubah sistem Dana Bos, agar mengikuti Index Kemahalan tiap daerah dan Provinsi.

“Dengan berlakunya prosedur yang baru ini, maka berdasarkan hitungan kami, untuk Kota dan Kabupaten Sorong, Dana Bos akan bertambah kira-kira 30% dari jumlah yang selama ini telah diterima”, Ujar Nadiem Makarim dalam pertemuan dengan berbagai Pemangku Kepentingan di Kota dan Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat, dalam kunjungan Kerjanya sejak tanggal 10 Februari 2021 lalu.

Hal ini disambut positif oleh Staf Khusus Presiden Joko Widodo asal Papua, Billy Mambrasar, yang juga ikut mendampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam kunjungan kerja tersebut. Menurut Billy Mambrasar, perbedaan harga antara Tanah Papua, dan wilayah lain di Papua membuat berbagai kebutuhan, termasuk kebutuhan dalam Bidang Pendidikan, juga akan lebih mahal. Oleh sebab itu, langkah yang diambil ini merupakan langkah yang sangat tepat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak Jokowi dalam periode kedua pemerintahannya ini memprioritaskan pembangunan Papua pada manusianya. Oleh sebab itu, dalam perancangan Inpres No. 9 Tahun 2020, tentang percepatan pembangunan di Provinsi Papua dan Papua Barat, arahan utamanya adalah mendorong pembangunan manusia, khususnya Orang Asli Papua, melalui Pendidikan, dan Pelatihan-pelatihan”, Jelas Billy Mambrasar, tentang arahan Presiden RI bagi pembangunan Pendidikan di Papua dan Papua Barat.

Menurut Billy Mambrasar, saat ini Desk Papua yang berada di Kementerian Bappenas tengah menyusun rencana aksi Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Papua Barat, yang akan menjadi acuan penyusunan program dan anggaran kerja lintas Kementerian dan Lembaga. Program-program Pendidikan termasuk yang sedang didorong dan digodok.

“Harapan saya adalah dengan adanya dana dan penganggaran juga dari OTSUS, yang sebagian besar diperuntukan untuk Pendidikan, maka percepatan dan pemerataan Pendidikan, akan dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat, khususnya Masyarakat Asli Papua”, Ujar Billy menyampaikan harapannya.

Dalam kunjungan 3 Hari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, bersama-sama dengan Staf Khusus Presiden RI asal Papua, Billy Mambrasar di Sorong, Provinsi Papua Barat ini, banyak aspirasi yang berhasil ditampung dari berbagai komponen masyarakat, juga pemangku kepentingan dalam sektor Pendidikan. Aspirasi tersebut kemudian akan ditindak lanjuti dengan program dan kebijakan yang relevan setelah kunjungan ini berakhir. (Ist/Daniel)

Berita Terkait

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 
Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah
Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah
Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”
Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis
Terpanggil kontribusi pada Pendidikan Dasar di Teluk Bintuni, Darius Susure putuskan kerja relawan pada YPPK
Kisah Muna Kosepa, Alumni P2TIM : “Mimpi gadis asal Distrik Tomu ini kini jadi nyata”
Izakar Pekei : “Kami dukung Frans Pigome jadi Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia”

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 13:26

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 

Jumat, 21 November 2025 - 18:49

Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah

Kamis, 20 November 2025 - 15:01

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Rabu, 12 November 2025 - 09:09

Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”

Senin, 10 November 2025 - 14:37

Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:07

Terpanggil kontribusi pada Pendidikan Dasar di Teluk Bintuni, Darius Susure putuskan kerja relawan pada YPPK

Senin, 20 Oktober 2025 - 02:20

Kisah Muna Kosepa, Alumni P2TIM : “Mimpi gadis asal Distrik Tomu ini kini jadi nyata”

Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:26

Izakar Pekei : “Kami dukung Frans Pigome jadi Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia”

Berita Terbaru

Oye Pigome, ST berpose bersama Yoti Gire, S.Sos Ketua HIPMI Papua Tengah terpilih periode 2025-2028 dalam suatu kesempatan. (Foto:Istimewa)

ASPIRASI

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Kamis, 20 Nov 2025 - 15:01