Reses III Anggota DPR PB, Dominggus Urbon Jaring Aspirasi “Fokus” 3 Distrik di Teluk Bintuni

Kamis, 12 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRPB Dominggus Urbon beropse bersama perwakilan masyarakat adat di Sekretariat Lembaga Adat 7 Suku di Bintuni

Anggota DPRPB Dominggus Urbon beropse bersama perwakilan masyarakat adat di Sekretariat Lembaga Adat 7 Suku di Bintuni

Ir. Dominggus Urbon

Bintuni (KADATE) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (DPRPB) dari Fraksi Otonomi Khusus (OTSUS) asal Kabupaten Teluk Bintuni, Ir. Dominggus A. Urbon menjaring aspirasi masyarakat dengan menggelar pertemuan di Sekretariat Lembaga Adat Tujuh di Bintuni, Kamis 12 November 2020. Tiga Distrik yakni Bintuni, Bintuni Timur, dan Distrik Tuhiba jadi fokus kali ini.

“Jadi reses III ini adalah suatu kegiatan diluar persidangan anggota DPRPB, saya sebagai anggota DPRPB dari mekanisme pengangkatan mewakili kabupaten Teluk Bintuni saya datang kemari untuk menjaring aspirasi dan pokok-pokok pikiran masyarakat,” ungkap Dominggus Urbon di Bintuni, Kamis, 12 November 2020.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjaring aspirasi masyarakat ini, kata Dominggus Urbon akan diteruskan dalam pembahasan rancangan APBD tahun 2021 di provinsi Papua Barat. “Ada tiga distrik, Distrik Bintuni, dan Bintuni Timur kita gabungkan pertemuan di Sekretariat Lembaga Adat 7 Suku ini. Besok rencana di Distrik Tuhiba,” ujar Dominggus Urbon saat diwawancarai Kadatebintuni.com.

Selain itu, dalam masa reses ini, anggota DPRPB yang mewakili kabupaten Teluk Bintuni di fraksi OTSUS itu juga lewat pertemuan-pertemuan mendapatkan informasi-informasi yang diperlukan terkait dengan pelaksanaan kegiatan dan program yang dibiayai lewat dana OTSUS sudah sejauh mana di kabupaten Teluk Bintuni. “Karena 80 % dana OTSUS itu turun ke kabupaten. Kami sebagai wakil masyarakat yang diangkat melalui mekanisme Otsus ini, kami juga harus mengetahui sejauh mana hasil itu sudah dilakukan,” jelasnya.

Ia mengaku telah mendapatkan informasi dari masyarakat antara lain masalah tenaga kerja, pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur dasar, “kemudian ada juga pendapat tentang penolakan Otsus,” ujarnya.

Dia pun konsen tentang melihat bagaimana pembenahan kelembagaan masyarakat adat ini. “Harus juga dituangkan dalam suatu instrumen hukum daerah, melalui perdasus supaya masyarakat adat ini bisa di libatkan. Sebagai mitra pembangunan kedepan,” tegasnya. (Azrul/dmd)

Berita Terkait

Ludes Terjual! Bawang Merah Petani Keerom laris  di Bazar Bank Papua
Dukung Visi Papua Barat Cerdas 2026, Praktisi Pendidikan John F Putnarubun Apresiasi Beasiswa S2 ke Liverpool University
Fashion Bernafas Budaya: “Strategi UMKM Anak Muda Papua dalam memasarkan Produk Bercitra Lokal’’
Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 
Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah
Perjalanan Venora Masumbauw, pelajar SMK Migas Cepu dari Tanah Merah Baru Teluk Bintuni
Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah
Dua putri Teluk Bintuni “Mohon Doa” untuk Lanjut S2 di Inggris

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:56

Ludes Terjual! Bawang Merah Petani Keerom laris  di Bazar Bank Papua

Senin, 9 Maret 2026 - 16:12

Dukung Visi Papua Barat Cerdas 2026, Praktisi Pendidikan John F Putnarubun Apresiasi Beasiswa S2 ke Liverpool University

Senin, 15 Desember 2025 - 02:22

Fashion Bernafas Budaya: “Strategi UMKM Anak Muda Papua dalam memasarkan Produk Bercitra Lokal’’

Sabtu, 22 November 2025 - 13:26

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 

Jumat, 21 November 2025 - 18:49

Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah

Kamis, 20 November 2025 - 17:18

Perjalanan Venora Masumbauw, pelajar SMK Migas Cepu dari Tanah Merah Baru Teluk Bintuni

Kamis, 20 November 2025 - 15:01

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Kamis, 20 November 2025 - 10:03

Dua putri Teluk Bintuni “Mohon Doa” untuk Lanjut S2 di Inggris

Berita Terbaru