POLHUMED: KPU dan BAWASLU Segera Mempertimbangkan Suara DPD RI, NU dan Komnas HAM

Minggu, 20 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA| kadatebintuni.com ~ Direktur Eksekutif POLHUMED Muliansyah Abdurrahman kembali menegaskan kepada penyelenggara yakni KPU RI dan BAWASLU RI segera mempertimbangkan suara dari DPD RI, PB NU dan KOMNAS HAM terkait Pilkada bulan Desember 2020, Minggu (20/9/2020).

Sejumlah institusi hari ini menyatakan sikap agar Pilkada Desember 2020 segera di tunda, kemarin Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi secara terang – terangan mempertegas agar Pilkada harus menyelamatkan masyarakat, bukan malah melahirkan klaster – klaster baru positif Covid-19.

Sikap Komnas HAM dan PB. NU juga sama, hari ini merilis sejumlah fakta terkait dengan kondisi bangsa Indonesia hari ini yang belum stabil dan membaik, sehingga dua institusi besar itu secara tegas meminta agar Pilkada Desember 2020 segera di tunda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut diatas, menurut Muliansyah bahwa Pilkada 2020 perlu di pertimbangkan lagi, karena seruan di tunda bukan datang dari lembaga – lembaga biasa, tetapi seruan ini datang dari Institusi – institusi besar di Republik ini.

“KPU RI dan BAWASLU RI harus melihat sejumlah institusi negara maupun ormas terbesar yang meminta agar Pilkada di tunda, ini menunjukkan bahwa lembaga – lembaga tersebut memiliki kepekaan atas kondisi Indonesia hari ini,” kata Muliansyah, selaku Pengamat Politik dari POLHUMED.

Muliansyah mempertegas kepada para penyelenggara agar bisa mempertimbangkan Pilkada 2020 di bulan Desember ini.

“Saya kira tidak salah, bila Pilkada di undur kembali waktunya, karena ini demi keselamatan masyarakat banyak, jangan karena sekedar kepentingan kekuasaan satu atau dua orang, kita malah mengorbankan banyak orang, ini masalah covid yang semakin bertambah, lebih baik menunggu sampai uji coba vaksin, agar kita lebih nyaman untuk berpolitik,” tutur Bang Mul.

POLHUMED akan terus mengawasi pergerakan covid 19 dan selalu menjadi lembaga pemantau pilkada di seluruh Indonesia, agar proses demokrasi local dan nasional tetap jernih serta bermakna untuk kehidupan politik demokrasi di Indonesia. (***/Daniel)

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terbaru