Staf khusus Presiden RI Billy Mambrasar “puji” Rektor UPI Bandung atas program mentoring penerima beasiswa afirmasi mahasiswa Papua

Kamis, 10 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (KADATE) – Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Billy Mambrasar menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pengembangan Pendidikan anak-anak Papua. Hal ini terlihat dari sejumlah kegiatan visitasinya, untuk memberi motivasi bagi anak-anak Papua yang sedang menempuh studi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk penerima program beasiswa afirmasi (ADEM dan ADIK).

Bukan hanya berkunjung, seperti terlihat beberapa minggu lalu, Staf Khusus Presiden asal Papua ini juga memberikan bantuan kepada mahasiswa UNJ asal Papua berupa Sembako, dan juga Paket Quota dan internet, dengan cara memasangkan WIFI gratis di asrama tempat tinggal para Mahasiswa tersebut.

Bantuan yang sama juga diberikan Billy Mambrasar di rumah tinggal kontrakan bersama anak Papua asal Jayawijaya di Cimahi, Jawab Barat, yang tengah menempuh pendidikan di Unjani dan UPI. Sebelumya, Billy Mambrasar juga telah melakukan pemasangan wifi di tempat tinggal dan asrama dari Mahasiswa Kaimana dan Sorong Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Billy menyatakan keinginannya untuk mendukung penuh keberhasilan belajar Daring dari anak-anak ini. “Sebagai anak Papua yang dulu merantau, saya merasakan sekali kesulitan adik-adik ini. Rasa sayang untuk mereka ini yang mendorong saya untuk melakukan aksi nyata ini”, ujar Alumni Institut Teknologi Bandung ini.

Billy Mambrasar juga bertemu dengan Rektor UPI dan seluruh jajarannya di Gedung Rektorat Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (09/09/2020), Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154-Jawa Barat, untuk mengucapkan apresiasi atas program mentoring yang mulus dilakukan Kampus Pendidikan Indonesia ini.

“UPI selama ini, dalam melayani mahasiswa Afirmasi bukan hanya sebatas akademik tapi juga non akademik melalui mentoring yang bersifat intens, dengan model pendekatan psikologis / kekeluargaan. Pelayanan yang diberikan juga termasuk meng-cover kepentingan mereka ketika mengalami sakit atau hingga meninggal dunia dengan fasilitas transportasi guna pengantaran pulang hingga sampai ke kampung halaman,” ujar Billy Mambrasar.

Pihak Rektorat UPI dalam pertemuan tersebut, juga menyampaikan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa Afirmasi, pihak UPI juga menghadapi persoalan ketika ada anak yang pulang kampung tanpa pemberitahuan hingga berbulan-bulan. Dimana hal itu sangat beresiko untuk menjadi temuan terkait pendanaan beasiswa yang terus berjalan walaupun mahasiswa tersebut statusnya non aktif untuk sementara.

Oleh sebab itu, Pihak UPI juga menyampaikan kepada Billy Mambrasar agar adanya regulasi atau payung hukum untuk melindungi kampus dalam menambah waktu belajar mahasiswa yang telah melebihi ketentuan 4 tahun masa studi agar tidak menjadi temuan dalam audit terkait penggunaan dana beasiswa dan waktu kuliah bagi penerima beasiswa.

Program Afirmasi Pendidikan merupakan kerjasama dan Kolaborasi dua Kementerian, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi, dan Kementerian Dalam Negeri. Program ini merupakan komitmen Pemerintah Pusat dalam mendorong Pembangunan Manusia dan Kesejahteraan yang merata untuk Tanah Papua. (***/Daniel)

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terbaru