Fren Lutrun *)
Ketika masa ini kita mengalami pergeseran pada dimensi komunikasi yang instan, kita terpaksa di arahkan pada nalar yang lebih tajam dimana segalah hal diupayakan untuk terukur dan sistematik. Tidak saja itu, melebarkan sayap dengan memperkuat narasi politik yang rasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Praktek Politik di wilayah Timur Indonesia kita melihatnya masih dominan dengan pola lama dimana tatap membahas banyak hal dan menghabiskan energi finansial, sementara kita lupa bahwa ada sistem yang sudah tersedia untuk menguasai atau ekspansi wilayah politik yang sangat efektif dan tidak harus memasang kuda-kuda yang lasimnya dipakai. Barangkali situasi itu haya pada waktu yang tepat saja. Berkaca pada pilkada DKI Jakarta pada masa Anis – Ahok bertarung mereka berduel dengan kekuatan jaringan yang dibangun.
Ada hal yang lebih besar dan memiliki pengaruh sangat kuat adalah harus lebih sering menganasila psikologi publik dengan melihat tingkat kecenderungan yang terjadi pada suatu wilayah. Hal ini dimaksudkan agar pola main dan distribusi kekuatan menyentuh aspek yang dirasakan rakyat. Salah satu yang paling tepat adalah media tetapi itu juga sangat tergantung seberapa pengaruh ulasan/narasinya.
Semua orang tentu tidak menginginkan kekalahan, tetapi tidak banyak yang berhitung secara hati-hati.
Saat ini kita berada pada era dimana dicukupkan dengan pertemuan terbatas tetapi juga dipaksakan untuk lebih kritis, objektif dan profesional menawarkan kualitas/mutu.
*). CEO Media Timor