
Bintuni (KADATE) – Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) Maxsi Nelson Ahoren, SE, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Teluk Bintuni, pada hari Minggu 28 Juni 2020.
Setibanya di Bintuni, Maxsi Ahoren diterima oleh Bupati Petrus Kasihiw. Bersama Bupati, Maxsi Ahoren menyebrang ke kampung Masina. Kampung ini telah dibangun beberapa rumah untuk karantika Covid-19. Maxsi mengatakan, “ saya sangat mengapresiasi sekali Bupati beserta segenap Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Teluk Bintuni yang telah berhasil menangani pasien sampai status negatif (sembuh), ini juga menjadi contoh penanganan untuk daerah lain khususnya di Papua Barat”.
Dia menilai langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah secara khusus tim Gugus tugas Covid-19 dapat berhasil membuat daerah ini kembali ke angka Zero (0). “Hari ini memang kami agendakan bersama rombongan untuk melihat langsung keadaan di Bintuni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti yang saya saksikan saat ini bahwa sangat luar biasa seorang Kepala Kampung yang kompak bersatu dengan warga masyarakatnya untuk dengan senang hati menyediakan tempat mereka sebagai tempat karantina. Jangan terlalu jauh, kita ambil contoh di Manokwari saja terkadang masyarakat setempat banyak menolak jika tempatnya dijadikan tempat karantina pasien Covid-19,” ungkap Maxsi Ahoren.
“Kami dan rombongan juga sempat khawatir sebab Bintuni ini masuk kawasan zona merah secara nasional, namun hari ini terbukti bahwa memang sangat luar biasa kekompakan komando dari seorang Kepala daerah beserta OPD terkait dan juga Gugus Tugas Covid – 19 Bintuni yang telah berhasil dalam penanganan Pandemi Corona ini,” ujar mantan anggota DPRD Teluk Bintuni.
Ia menjelaskan agenda kerja di Teluk Bintuni saat berada di kampung Masina bahwa akan berkunjung ke Distrik Sumuri, terkait Pertemuan untuk Pembahasan menyangkut tentang AMDAL perusahaan yang akan beroperasi di daerah tersebut. (Azrul)