Kampung Wesiri di Teluk Bintuni Siapkan “Rumah Karantina” Covid-19

Rabu, 13 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bintuni (KADATE) – Kampung Wesiri Distrik Bintuni kabupaten Teluk Bintuni patut jadi contoh, kampung yang telah menyiapkan rumah karantina Covid-19. Dan diresmikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Teluk Bintuni, Drs. Frans N Awak di Jalan Raya Bintuni KM 7 Bintuni, Rabu 13 Mei 2020.

Plt. Sekda Teluk Bintuni Frans N Awak ketika meresmikan rumah karantina Covid-19 di Kampung Wesiri Distrik Bintuni, Rabu (13/5/2020)

Plt. Sekda Teluk Bintuni Frans Awak menyatakan dukungan atas penyediaan rumah karantina itu, dengan memberi apresiasi atas langkah Kepala Kampung Wisiri. “Pemerintah mendukung kegiatan ini, semoga bisa menjadi contoh bagi kampung yang lain. Dan pemerintah daerah sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Kampung Wesiri yang berinisiatif membentuk Komunitas Peduli Covid-19 dan menyiapkan rumah karantinanya,” ujar Frans Awak yang juga menjabat sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Teluk Bintuni itu.

Sementara itu, Koordinator Komunitas Peduli Covid 19 Dr. Andrias Ciokan, MM mengatakan “Rumah Karantina” tersebut untuk menampung warga Kampung Wesiri yang baru datang dari luar daerah, dan ditetapkan sebagai OTG atau ODP dan membutuhkan tempat isolasi. “Sebelum bergabung di keluarga mereka, ” tutur mantan Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, karantina mandiri di rumah masing-masing dinilai tidak efektif karena sejumlah masyarakat yang tidak patuh pada anjuran pemerintah, serta infrastruktur rumah yang belum memadai.

Dan menurut Kepala Kampung Wesiri, Markus Iba,SH, rumah karantina tersebut dibentuk oleh Komunitas Covid-19, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kampung Wesiri.

Dalam kegiatan tersebut hadir, Wakapolres Teluk Bintuni Kompol Tutur Ompusunggu, Kepala Kampung Wesiri Markus Iba, SH, Koordinator Komunitas Peduli Covid-19, dr. Andreas Ciokan,MM. Kasat Binmas Polres Teluk Bintuni Iptu Zakaria Tampo, SH, Bhabinkamtibmas Kampung Wesiri Bripka Jumita Papa, SH dan sejumlah masyarakat Kampung Wesiri. (Daniel)

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terbaru