Hasil Pemeriksaan PCR, 1 ODP di Teluk Bintuni Positif Terinfeksi Covid-19

Kamis, 16 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI | kadatebintuni.com ~ Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni pada hari Kamis 16 April 2020 merilis data resmi bahwa 1 (satu) Orang Dalam Pemantauan (ODP) positif terinfeksi Covid-19.

Ini berdasarkan hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) pada Balai Besar Laboratorium Makasar (BBLK) dan konfirmasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tanggal 16 April 2020.

Menurut Direktur RSUD Bintuni dr. Eka W. Suradji,PhD yang juga tim Satgas Covid-19 Bintuni dalam rilis di grup WhatApp FGD KADATE menyebutkan ODP yang dinyatakan positif Covid-19 berinisial CA dan berdomisili di Distrik Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

CA terindikasi terpapar Covid-19 pada kegiataan keagamaan di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan antara 18-20 Maret 2020. Dan tiba di Bintuni pada 28 Maret 2020 melalui jalan darat lewat Manokwari dan telah di screening oleh Satgas Covid-19 Bintuni.

Setelah dinyatakan ODP, pasien ini sempat diberikan terapi Covid-19 dan ditegaskan isolasi mandiri dengan pengawasan satgas.

“Riwayat kontak erat ODP ini telah didata dan masing-masing orang dengan riwayat kontak erat telah diperiksa oleh Satgas Covid-19. Saat ini ODP tersebut tidak menunjukan gejala infeksi salurana nafas atas (ISPA) ataupun demam.

Satgas Covid-19 sedang menunggu hasil pemeriksaan berikutnya untuk konfirmasi apakah yang bersangkutan sudah dalam keadaan sembuh atau dalam proses pemulihan” kata dr. Eka.

Direncanakan, pasien akan di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Bintuni untuk memastikan bahwa yang bersangkutan sudah dalam fase pemulihan. Sementata itu pihak keluarga dari yang bersangkutan sudah diperiksa oleh Satgas Covid-19 dalam kondisi baik dan belum ada tanda terinfeksi dari hasil pemeriksaan tim kesehatan.

dr. Eka berharap masyarakat dapat bersifat wajar dalam menanggapi informasi ini dan tetap melakukan hidup bersih, meningkatkan sistem imun dengan mengkonsumsi makanan bergizi serta tidak keluar rumah jika tidak dalam keadaan mendesak. (Daniel)

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terbaru