Januari – Maret 2020, PAD Teluk Bintuni Capai 20 Persen dari Target 60 Milyar Rupiah

Senin, 16 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI | kadatebintuni.com ~ Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kabupaten Teluk Bintuni Ahmad Rahanjamtel mengatakan, pendapatan asli daerah (PAD) Teluk Bintuni sejak Januari 2020 hingga saat ini atau untuk triwulan pertama sudah mencapai 20 persen atau 12 milyar rupiah dari total target 60 milyar rupiah.

Menurut Ahmad Rahanjamtel bahwa PAD yang sudah masuk berasal dari pajak listrik non PLN yakni Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di lokasi Tangguh LNG 9,2 milyar rupiah lebih. Sementara sisanya sekitar 2,8 milyar rupiah didapatkan dari pajak restauran, retribusi, dan lainnya.

“Sesuai dengan target alokasi PAD yang ditetapkan tim anggaran pemerintah daerah (TAP) tahun anggaran 2020 itu sebesar 60 milyar rupiah. Naik 5 milyar rupiah dari tahun 2019 55 milyar rupaih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Itu yang jadi target. Dan cita-cita kita yang pertama bisa mencapai target itu dan cita-cita kami Bapenda yang kedua, harus melampaui 60 milyar rupiah itu,” ungkap Ahmad Rahanjamtel kepada kadatebintuni.com, saat ditemui di ruang kerja, Senin (16/3/2020).

Pemasukan terbesar yakn di sektor PPJ non PLN dari Tangguh LNG. Karena pihak Tangguh LNG baru saja melunasi tunggakan tiga tahun pada akhir Januari 2020. Katanya, dari total tunggakan belum sepenuhnya dilunasi secara keseluruhan, masih ada tunggakan sekitar 6 bulan yang belum dibayarkan.

Dikesempatan itu, ia menyampaikan terima kasih atas kunjungan anggota DPR Provinsi Papua Barat yang telah memberikan dukungan, dorongan dan jalan keluar untuk mengoptimalisasi penerimaan PAD di kabupaten Teluk Bintuni. “Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang sudah ditetapkan sebagai subyek pajak, mari kita sama-sama membangunan kabupaten ini dengan berlomba-lomba untuk menunaikan wajib pajak dan retribusi kita karena mamfaatnya sangat besar,” tandasnya. (Daniel)

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terbaru