Frangky Mobilala SKM MKes : “Teluk Bintuni Belum Ada Terindikasi Kasus Virus Corona”

Senin, 16 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI | kadatebintuni.com ~ Hingga saat ini, belum ditemukan pasien terindikasi kasus Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Meski begitu, telah dibentuk tim Covid-19 dan sudah bekerja sejak Februari 2020, tak kala Indonesia belum ditemukan kasus pasien positif virus Corona.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni Frangky Mobilala, SKM, MKes diruang kerjanya, Senin (16/3/2020).

Dalam rangka mengantisipasi Virus Corona (Covid-19) di Teluk Bintuni, kata Frangky Mobilala, tim Covid-19 akan adakan pertemuan rutin, dan juga pertemuan lintas sektoral.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Teluk Bintuni bersinergi dalam diskusi untuk mencari langkah-langkah pencegahan antisipasi terhadap ancaman Virus Covid-19 yang mematikan ini, kata Frangky Mobilala.

Dia juga mengklarifikasi informasi yang sempat beredar bila ditemukan kasus positif Corona di LNG Tangguh. “Ada yang bilang di LNG Tangguh sudah ada yang positif Corona, ternyata saya konfirmasi ke pihak LNG Tangguh yaitu dr Bambang, penanggung jawab kesehatan di LNG Tangguh itu tidak ada yang positif,” kata Frangky Mobilala.

Dia berharap, dalam waktu dekat ada pertemuan pihaknya dengan petugas kesehatan di LNG Tangguh. Dan juga menempatkan petugas khusus di Puskesmas Babo.

Sejauh ini, kata Frangky Mobilala, tim Covid-19 telah berperan untuk mengantisipasi apabila suatu waktu kabupaten Teluk Bintuni terdapat yang terduga kasus virus Corona. “Yang kami sudah antisipasi mulai cara penanganannya sampai siapkan ruang isolasi dan ada beberapa Puskesmas terdekat yang kami sudah informasikan,” jelasnya.

Terkait sosialisasi tentang virus Corona sudah dilakukan, namun baginya, belum optimal. “Saya lihat belum sampai ke masyarakat di bawah, karena itu ada yang cemas,” tandasnya. (Daniel)

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru