Dinas Sosial Teluk Bintuni Perjuangkan Dua Distrik Untuk Terima Program BPNT 2020

Jumat, 22 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI | kadatebintuni.com ~ Kepala Dinas Sosial Teluk Bintuni Yan Piet Bandi, SE memperjuangkan 2 (dua) Distrik yakni Masyeta dan Moskona Utara untuk menerima program bantuan pangan non tunai (BPNT) pada tahun 2020 nanti. Pasalnya, 2 dari 24 Distrik itu tidak menerima program BPNT pada tahun 2019 ini.

Pada rapat Evaluasi Pelaksanaan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial, Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah III di Yogyakarta, tanggal 19-22 November 2019, hadir Kepala Dinas Sosial Yan Piet Bandi didampingi Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Kornelis Asmorom, SST, MPSSp

Menurut Kornelis Asmorom yang dikonfirmasi kadatebintuni.com via Ponsel, pada Jumat (22/11/2019), mengatakan bahwa pada rapat tersebut, telah menyampaikan terkait dua distrik, Masyeta dan Moskona Utara yang tidak menerima program BPNT dari Kementrian Sosial RI, pengganti program beras sejahtera (Restra) yang di luncurkan di tahun 2019.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap peserta menyampaikan kendala di kota/kabupaten masing masing, termasuk kami dari kabupaten Teluk Bintuni atas penerima Program BPNT, dimana ada dua distrik Masyeta dan Moskona Utara tidak terima program BPNT tahun 2019, sudah kami tanyakan, dan sudah ditanggapi,” ujar Kornelis Asmorom.

Data penerima BNPT pada 2 Distrik itu, kata Kornelis Asmorom telah di-imput untuk diserahkan ke Kementerian Sosial RI agar tahun 2020 juga menerima program BPNT. “Kita sudah lakukan imput data dan akan saya masukan pada hari Senin minggu besok ini. Kita itu dua distrik yang tidak terima, di daerah lain seperti provinsi Papua itu ada kabupaten yang 5, 6 sampai 10 Distrik yang tidak terdata dalam program dari pusat langsung itu,” tandasnya. [Daniel]

Berita Terkait

Ludes Terjual! Bawang Merah Petani Keerom laris  di Bazar Bank Papua
Dukung Visi Papua Barat Cerdas 2026, Praktisi Pendidikan John F Putnarubun Apresiasi Beasiswa S2 ke Liverpool University
Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 
Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah
Perjalanan Venora Masumbauw, pelajar SMK Migas Cepu dari Tanah Merah Baru Teluk Bintuni
Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah
Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”
Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:56

Ludes Terjual! Bawang Merah Petani Keerom laris  di Bazar Bank Papua

Senin, 9 Maret 2026 - 16:12

Dukung Visi Papua Barat Cerdas 2026, Praktisi Pendidikan John F Putnarubun Apresiasi Beasiswa S2 ke Liverpool University

Sabtu, 22 November 2025 - 13:26

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 

Jumat, 21 November 2025 - 18:49

Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah

Kamis, 20 November 2025 - 17:18

Perjalanan Venora Masumbauw, pelajar SMK Migas Cepu dari Tanah Merah Baru Teluk Bintuni

Kamis, 20 November 2025 - 15:01

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Rabu, 12 November 2025 - 09:09

Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”

Senin, 10 November 2025 - 14:37

Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis

Berita Terbaru