Gunting Pita Dan Buka Selubung Papan Nama, Bupati Petrus Kasihiw Resmikan Pura Bhuana Santih Bintuni

Sabtu, 12 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintuni (KADATE) – Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw meresmikan Pura Bhuana Santih Bintuni di SP IV, Kampung Banjar Ausoy Manimeri, Sabtu (12/10/2019).

Bupati didampingi ibu Prisca Prisillia Kasihiw mengunting pita tanda mulai digunakannya Pura Bhuana Santih Bintuni. Dan juga membuka selubung papan nama Pura Bhuana Santih sebagai rumah ibadah umat Hindu pertama di Teluk Bintuni.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Petrus Kasihiw memberikan apresiasi kepada panitia pembangunan Pura Bhuana Santhi yang telah bekerja keras menyelesaikan pembangunan Pura ini. Purah ini terselesaikan juga berkat kerjasama antara seluruh Pengurus PHDI dan Umat Hindu Kabupaten Teluk Bintuni yang selalu bersinergi dengan panitia hingga Pura dapat diresmikan hari ini.

Ia berharap, dengan adanya Pura itu, umat Hindu dapat terus melakukan kegiatan keagamaan dan dapat memaksimalkan fungsinya sebagai tempat peribadatan.

Sementara itu, ketua panitia pembangunan Pura Bhuana Santih Bintuni, I. B. Putu Suratna mengatakan pembangunan Pura dimulai sejak tahun 2014 dengan luasan tanah 2000 meter persegi, sementara bangunan dengan 1000 meter persegi.

Pura ini dibangunan dengan dana 2,2 milyar rupiah lebih. Dengan bantuan 1,9 milyar rupiah dari pemerintah daerah, sisanya swadaya umat dan pihak lain. Dia menyatakan bahwa umat Hindu yang ada di kabupaten Teluk Bintuni menghaturkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas perhatian pemerintah daerah daerah yang telah membantu dapat merampungkan pembangunan Pura ini. (Azrul)

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terbaru