MUI Teluk Bintuni Dilantik, Ahmad Subuh Refideso Resmi Ketua MUI 2018-2023

Sabtu, 3 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Petrus Kasihiw bersama Wakil Bupati Matret Kokop berpose bersama setelah menyerahkan penghargaan yang diberikan kepada para perintis kehadiran MUI di Teluk Bintuni. Yang tidak hadir diterima keluarga yang hadir di GSG Bintuni

Bintuni (KADATE) – Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Bintuni pada hari Sabtu (3/8) berlangsung pelantikan Dewan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (DP-MUI) masa khidmat 2018-2023 oleh Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonensia (MUI) Papua Barat, Amirudin, S.HI yang mewakili Ketua Umum MUI Provinsi Papua Barat.

Secara resmi Ketua MUI Teluk Bintuni Ahmad Subuh Refideso, S.H.I, Sekretaris Umum Syamsul Inay, S.IP.,M.Tr.I.P dan Bendahara Zulaikha Kaitam, ST serta dilengkapi struktur komposisi kepengurusan lainnya.

Pada kesempatan itu, di hari yang sama usai dilantik, MUI Teluk Bintuni menggelar Rapat Kerja I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2019.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua MUI Kabupaten Teluk Bintuni, Ahmad Subuh Refideso mengatakan, MUI adalah organisasi yang merupakan representasi umat Muslim. Selain itu, MUI Teluk Bintuni, akan di bentuk juga kepengurusan untuk tingkat Distrik, hingga kini telah dibentuk kepengurusan dari lima Distrik, diantaranya, Kamundan, Tomu, Weriagar, Arandai dan Distrik Yakora.

“Hal ini, guna mematangkan kegiatan umat Muslim, seperti MTQ tingkat Kabupaten mendatang, sehingga MUI langsung berperan di dalamnya,” urai Ahmad Refideso yang terpilih dalam MUSDA MUI III , (22/1) lalu itu.

Ahmad Subuh Refideso juga mengajak umat untuk menyadari bahwa pentingnya hidup rukun dalam beragama dan bermasyarakat. ” Di Bintuni kita kenali dengan istilah Agama Keluarga, maksudnya satu marga bisa dari berbagai agama, Ada Refideso yang Katolik, ada yang Protestan ada juga Refideso yang Muslim, maka dari itu sangat penting untuk mempererat tali kerukunan, dan menghindari pertikaian yang memecah belah prinsip tersebut,” tegasnya diatas mimbar.

Selain pelantikan juga MUI Memberikan penghargaan kepada para tokoh Perintis MUI di Kabupaten Teluk Bintuni, yang diserahkan oleh Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT, didampingi Wakil Bupati Matret Kokop, SH.

Dalam sambutan Bupati Petrus Kasihiw mengatakan, “Keberadaan Ulama dewasa ini diharapkan dapat memaksimalkan peran dan fungsinya di tengah-tengah arus perubahan yang deras menyiratkan kehidupan yang hedonis dan materialistis.

Peran Ulama hendaknya lebih di perluas, Ulama bukan saja berdiri di garis depan dalam mengokohkan sendi sendi moral, etika dan spiritual kehidupan berbangsa dan bernegara. Lebih dari itu, Ulama diharapkan mampu mencerah dan mencerdaskan umat dengan ajaran nilai-nilai Islam. Saya juga, memberikan apresiasi dan penghargaan atas kegiatan pelantikan Dewan Pengurus MUI Kabupaten Teluk Bintuni ini.”

Acara pelantikan Dewan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), Organisasi yang menjadi wadah berkumpulnya Ulama dan Cendekiawan Muslim se Indonesia, guna bermusyawarah dalam memutuskan perkara yang terdapat ditengah umat, tak terkecuali di kabupaten Teluk Bintuni yang dimulai pukul 12.00 WIT itu, juga turut dihadiri para pimpinan OPD beserta jajaran, TNI-POLRI, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Majelis Taklim, pengurus Masjid dan Ormas Islam, Se-kabupaten Teluk Bintuni. [Baim]

Berita Terkait

Bangkit dari titik nol, Victor Manggaprouw: Dari kehidupan tak terarah, kini jadi pekerja terampil
Maritim Muda Nusantara gelar seminar nasional: “Dorong peningkatan kualitas SDM di Papua Tengah”
Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Berita Terkait

Kamis, 17 April 2025 - 04:43

Bangkit dari titik nol, Victor Manggaprouw: Dari kehidupan tak terarah, kini jadi pekerja terampil

Senin, 7 April 2025 - 12:06

Maritim Muda Nusantara gelar seminar nasional: “Dorong peningkatan kualitas SDM di Papua Tengah”

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Berita Terbaru