MEDCO Gandeng KITONG BISA Berikan Terapi Pelepasan Trauma Pada Anak-anak Korban Bencana Banjir Bandang Sentani

Sabtu, 25 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, kadatebintuni.com ~ Sebagian besar orang berpikir bahwa bantuan bencana alam itu diberikan saat bencana itu terjadi, dan semua berlomba-lomba memberikan dukungan barang dan uang sesaat bencana tersebut terjadi. Akan tetapi, tantangan terbesar yang sebenarnya adalah rasa trauma berkepanjangan yang dihadapi oleh anak-anak korban bencana, untuk menghadapi hari-hari kedepannya dengan bebas dari rasa trauma yang mendalam selepas bencana tersebut.

Korban bencana banjir bandang, yang sebagian besar adalah anak-anak asli Papua yang tinggal di SBK Kemiri, di sebuah Gedung kosong milik pemerintah masih dirudung ketakutan, setiap kali bunyi petir dan derasnya hujan turun, membayangkan bahwa banjir bandang akan datang kembali dan memakan korban jiwa seperti yang telah terjadi, membuat mereka kehilangan orang tua, adik, kakak dan sanak saudaranya.

“Kerap mereka menangis dan tidak dapat tertidur sepanjang malam”, ujar salah satu pengurus shelter korban banjir ini.

Bergerak dari kebutuhan tersebut, dengan dukungan MEDCO Foundation, sebuah organisasi sosial berbasis anak muda Papua: KITONG BISA Learning Center Jayapura mengadakan program regular mingguan untuk memberikan dukungan secara profesional bagi anak-anak korban bencana tersebut agar terlepas dari rasa trauma yang berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun program tersebut disusun dengan kurikulum yang terdiri dari kegiatan-kegiatan yang dapat merangsang anak-anak untuk menatap masa depan, menyusun cita-cita, dan sedikit demi sedikit melupakan hal buruk yang telah terjadi.

Adapun program tersebut telah berlangsung sejak awal Mei lalu, dan akan berakhir pada bulan Oktober nanti. Program ini dirancang dan disusun oleh anak-anak muda Papua yang tergabung menjadi relawan di Pusat Belajar Kitong Bisa Jayapura ini.

CEO Pusat Belajar Kitong Bisa Jayapura, Meyrlin Anggai menyatakan rasa terimakasihnya atas dukungannya para relawan muda Papua, khususnya mereka yang memiliki pengalaman panjang mengajar dan memberikan bantuan psikologis kepada anak-anak untuk dapat bertahan dan menjadi optimis kembali menatap masa depan mereka.

“Saya merasa ini merupakan bentuk kontribusi saya untuk Tanah Papua, tempat dimana saya hidup saat ini, dan saya harap anak-anak yang kami bantu ini dapat kembali menjalani hidupnya dengan normal, selepas mengikuti terapi pelepasan trauma ini”, ungkap Erwin Gaol, salah satu relawan yang membantu program ini.

Kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian Medco Foundation dalam hal membantu warga terdampak gempa. “Kami berharap upaya kami bersama Yayasan Kitong Bisa ini bisa memberikan hal positif bagi masyarakat Sentani,” ujar Rendra Permana, Head of Program Medco Foundation. [***/Daniel]

Berita Terkait

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 
Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah
Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah
Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”
Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis
Terpanggil kontribusi pada Pendidikan Dasar di Teluk Bintuni, Darius Susure putuskan kerja relawan pada YPPK
Kisah Muna Kosepa, Alumni P2TIM : “Mimpi gadis asal Distrik Tomu ini kini jadi nyata”
Izakar Pekei : “Kami dukung Frans Pigome jadi Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia”

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 13:26

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 

Jumat, 21 November 2025 - 18:49

Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah

Kamis, 20 November 2025 - 15:01

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Rabu, 12 November 2025 - 09:09

Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”

Senin, 10 November 2025 - 14:37

Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:07

Terpanggil kontribusi pada Pendidikan Dasar di Teluk Bintuni, Darius Susure putuskan kerja relawan pada YPPK

Senin, 20 Oktober 2025 - 02:20

Kisah Muna Kosepa, Alumni P2TIM : “Mimpi gadis asal Distrik Tomu ini kini jadi nyata”

Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:26

Izakar Pekei : “Kami dukung Frans Pigome jadi Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia”

Berita Terbaru

Oye Pigome, ST berpose bersama Yoti Gire, S.Sos Ketua HIPMI Papua Tengah terpilih periode 2025-2028 dalam suatu kesempatan. (Foto:Istimewa)

ASPIRASI

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Kamis, 20 Nov 2025 - 15:01