Audiens dengan tim peduli pemekaran DOB Moskona, ketua DPRD Teluk Bintuni janji sebelum 11 Maret sudah berikan persetujuan

Senin, 11 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintuni (KADATE) – Sebelum tanggal 11 Maret 2019, DPRD kabupaten Teluk Bintuni akan menggelar rapat pleno untuk memberikan persetujuan pemekaran calon daerah otonomi baru (DOB) kabupaten Moskona.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPRD Teluk Bintuni Buce H. Maboro, SPsi, MM pada media setelah pertemuan “audiens” pimpinan dan anggota DPRD dengan tim Peduli Pemekaran DOB Kabupaten Moskona beserta utusan keluarga besar masyarakat Moskona di ruang Rapat Komisi, Senin 11 Februari 2019.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buce H. Maboro

Menurut Buce Maboro, apa yang telah disampaikan tim peduli pemekaran DOB kabupaten Moskona dan dibicarakan secara bersama itu akan ditindaklanjuti dengan menggelar rapat pimpinan dan anggota DPRD untuk membahas sesuai mekanisme kelembagaan. “Mereka (peduli Tim pemekaran Kabupaten Moskona,red) sudah memiliki beberapa alat kelengkapan dokumen dan telah serahkan pada kami (Dewan,red).

Tinggal bagaimana lembaga ini meneruskan melalui mekanisme yang ada. Untuk itu secara internal harus ada rapat pimpinan dan anggota untuk menyiapkan rapat paripurna DPRD untuk menyetujui aspirasi masyarakat ini. Dan sebelum 11 Maret 2019 lembaga sudah memberikan persetujuan mendukung pemekaran DOB kabupaten Moskona ini,” kata Buce Maboro.

Wakil Ketua II DPRD Teluk Bintuni Dan Topan Sarungallo, ST yang mendampingi ketua DPRD saat audiens itu menambahkan bahwa pertemuan itu sebagai tindak lanjut atas surat tim peduli pemekaran DOB kabupaten Moskona tertanggal 8 Februari 2019. “Ada juga surat yang meminta pimpinan dan anggota DPRD untuk segera mem-pleno-kan Calon DOB kabupaten Moskona. Dan secara lembaga, dokumen sudah kami terima dan ini tanggungjawab kami.

Dan Topan Sarungallo

Kami komitmen akan diselesaikan sebelum berlangsung rapat koordinasi nasional Forkornas Pemekaran. Dan kami harapkan dukungan masyarakat khususnya masyarakat Moskona agar proses ini cepat berlangsung. Kami punya harapan besar Moskona dimekarkan jadi kabupaten pada tahun ini, karena sudah berjuang 16 tahun sejak tahun 2003,” kata Dan Topan.

Mewakili tim Peduli Pemekaran DOB kabupaten Moskona Simson Orocomna, SIP menyatakan harapan agar pihak DPRD Teluk Bintuni dapat segera mengeluarkan surat persetujuan pemekaran DOB kabupaten Moskona untuk melengkapi berkas dokumen tambahan yang akan disampaikan pada pemerintah pusat dan DPR RI.

Simson Orocomna

“Kita sudah sampaikan dalam pertemuan tadi dan sudah ada tanggapan positif dari pimpinan dan anggota Dewan yang hadir. Kami harapkan surat persetujuan pimpinan DPRD untuk pemekaran DOB kabupaten Moskona agar dapat lengkapi dan didorong masuk di tahun 2019.

Juga perlu diketahui bahwa calon DOB kabupaten Moskona sudah masuk dalam Ampres 66 tahun 2013, ini jadi dasar untuk tanggal 11 Maret 2019 pada Paripurna DPR RI kita harapkan masuk dalam putusan,” ungkap Simson Irocomna salah satu ASN asal Moskona di Teluk Bintuni.

Ditambahkan oleh perwakilan tokoh perempuan asal Moskona yang juga Kepala Distrik Merdey -, calon ibukota kabupaten Moskona- Yustina Ogoney, SE menyatakan bahwa penyiapan infrastruktur dan lainnya telah dilakukan. “Merdey sudah siap sebagai calon ibukota Distrik Moskona. Pembangunan infrastruktur dan lainnya sudah siap,” tutur Yustina Ogoney.

Yustina Ogoney

Dia juga menyampaikan terima kasih pada ketua dan wakil II beserta anggota DPRD yang telah hadir dalam melakukan audiens dengan tim peduli pemekaran DOB Kabupaten Moskona. “Sebagai kepala Distrik Merdey dan tokoh perempuan Moskona menyampaikan terima kasih pada Bapak Ketua dan Wakil II beserta anggota yang hadir tadi,” tandasnya.

Mewakili Utusan Masyarakat Adat Suku Moskona, Silas Asmorom berharap proses persetujuan pimpinan DPRD Teluk Bintuni untuk DOB kabupaten Moskona tak menuai hambatan. ” Ucapan terima kasih dari kami masyarakat Moskona untuk pimpinan dan anggota Dewan yang sudah terima usulan kami untuk pemekaran kabupaten Moskona,” tutup Silas.

Silas Asmorom

Untuk itu, diharapkan dukungan dari anggota DPRD provinsi Papua Barat secara khusus daerah Pemilihan 5 dan juga anggota DPR RI dan DPD RI asal Papua Barat untuk turut membantu dalam merealisasikan pemekaran kabupaten Moskona. [Daniel]

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Berita Terbaru