Prakasai Pertemuan Ketua Dan Anggota DPRD Teluk Bintuni, Sonya Larwuy: “Banyak Hal Dibicarakan Termasuk Pansus 145 Kampung Pemekaran”

Senin, 4 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI, kadatebintuni.com ~ Setelah acara sidang paripurna istimewa peresmian pemberhentian dan pengangkatan pengganti antar waktu (PAW) ketua dan wakil ketua I DPRD Teluk Bintuni, Jumat, 1 Februari 2019 dilanjutkan dengan pertemuan antara Ketua DPRD Buce H Maboro, SPsi dengan anggota Dewan di ruang Komisi A.

Pertemuan ini di prakasai oleh anggota DPRD ibu Sonya E. Larwuy yang juga Ketua Komisi B dan sebagai ketua Fraksi Demokrasi Bersatu ini.

Pada hari Senin, (4/2/2018), Tim kadate mendapatkan kesempatan mewancarai ibu Sonya, begitu sapaan akrab satu-satunya anggota DPRD Teluk Bintuni perempuan itu tentang pertemuan anggota dengan Ketua DPRD yang berlangsung lebih dari satu jam itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut ibu Sonya, pertemuan itu sangat penting karena anggota Dewan ada 16 dan tiga pimpinan (karena dua pimpinan baru dilantik), hanya satu anggota yang tidak hadiri acara pelantikan hari itu. “Sebelum acara pelantikan dua pimpinan, ketua dan Wakil Ketua I itu, saya sudah sampaikan ke Bapak Buce Maboro agar setelah pelantikan ada pertemuan.

Ini penting untuk kita bicara tentang banyak hal baik internal di lembaga dan juga tentang Raperda dan tugas-tugas lain yang belum jalan maksimal seperti tugas panitia khusus (Pansus) DPRD tentang 145 Kampung pemekaran,” ungkap ibu Sonya. Pasalnya memasuki tahun politik, anggota Dewan bakal tak lengkap lagi masuk kantor karena ada yang kembali mencalonkan diri pada Pileg 2019.

Menurutnya, Pansus untuk 145 Kampung pemekaran yang telah dibentuk belum bekerja maksimal. ” Pansus 145 kampung pemekaran ini bekerja setahu saya, kita satu kali ke pemerintah provinsi Papua Barat lalu. Dan juga tentang Pansus yang dibentuk untuk tanggapi aspirasi para pendemo tentang situasi kondisi ekonomi dan keuangan daerah lalu oleh masyarakat ke kantor Dewan.

Dan teman-teman lain juga bicara tentang fungsi dan tugas lembaga dalam monitoring APBD 2019. Dan juga tentang beberapa Raperda yang belum disidangkan,” ungkap Sonya yang juga ketua DPC Partai Demokrat Teluk Bintuni.

Selain itu, Sonya mengatakan harapannya pada dua pimpinan yang baru dilantik khususnya ketua DPRD yang telah berkenan hadir pada pertemuan dengan anggota Dewan untuk melihat serta memperhatikan kebutuhan anggota Dewan dan keluhan lainnya dari pegawai yang bekerja di kantor DPRD Teluk Bintuni itu.

“Kita juga bicara untuk pembenahan di internal lembaga. Hak-hak anggota Dewan agar diperhatikan dalam melaksanakan tugas. Dan staf-staf juga karena kadang mereka curhat sama kami. Dan Bapak ketua kan sebelumnya juga jadi anggota jadi sudah rasakan dan alami juga.

Hak-hak perjalanan Dinas Anggota Dewan yang belum diselesaikan, kami minta itu jadi perhatian pihak Sekretariat DPRD,” ungkapnya. [Daniel MD]

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru