Solusi Konflik Papua, Direktur LP3BH Apresiasi Usulan Kepala Bappeda PB

Rabu, 19 Desember 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI, kadatebintuni.com ~ Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum [LP3BH] Manokwari, Yan Ch Warinussy mengapresiasi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah [Bappeda] Provinsi Papua Barat, Dance Sangkek, SH, MM terkait solusinya mengenai penyelesaian konflik sosial politik di Tanah Papua.

Usulan tersebut terlintas dalam penyampaian pandangan Kepala Bappeda Provinsi Papua Barat tersebut ketika tampil sebagai Keynote Speaker dalam Strategic Policy Discussion [SPD] “Menggagas Kebijakan Nasional Untuk Papua Barat,” di Swiss-Bell Hotel, Rabu [19/12].

Sangkek menyatakan bahwa untuk menyikapi perbedaan pandangan di dalam maayarakat di Tanah Papua maupun Orang Asli Papua yang berdiaspora di luar negeri dengan pemerintah, mesti dilakukan dialog multi pihak

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Cara penyelesaian konflik yang terjadi di papua, konflik sosial politik, harus dilalui melalui duduk bersama yang dapat diartikan sebagai dialog damai,” ujar mantan Kepala Bappeda Kabupaten Pegunungan Arfak ini.

Yan Ch Warinussy sependapat bahwa usulan ini tujuannya adalah untuk saling terbuka memahami posisi dan keinginan masing-masing pihak tentang aspek perbedaan pemahaman mengenai sejarah politik dan penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia [HAM] di Tanah Papua, termasuk Papua Barat.

Ia teringat momen ketika bertugas dalam Speaking Tour ke Washington DC, USA, Desember 2005 silam dan berkesempatan bertemu serta mendengar solusi konflik sosial politik Papua yang disampaikan Dennis C.Blair, Ketua Komisi Independen yang disponsori oleh Council on Foreign Relations Center for Preventive Action [Dewan Hubungan Luar Negeri Pusat Aksi Preventif].

“Dalam laporan komisi yang dipimpin Blair yang dirilis tahun 2003, disebutkan hanya satu jalan untuk menghindari konflik secara berkelanjutan di Tanah Papua, yaitu dengan memberikan hak yang lebih besar untuk memerintah dan kepemilikan terhadap pembangunan, dan kekayaan sumber daya alam yang melimpah di daerah tersebut,” kenang Warinussy.

Sebut Warinussy, Blair meyakini bahwa pencapaian perdamaian yang berkelanjutan di Tanah Papua akan membangun momentum untuk menyelesaikan konflik lainnya di wilayah Indonesia, dan Papua dapat dijadikan sebuah model bagi pencegahan konflik yang lebih luas.

“Blair sebutkan bahwa momentum perdamaian berkelanjutan Papua dapat menyelesaikan konflik lain, sekaligus contoh pencegahan konflik yang lebih luas,” ujar Warinussy dalam rilisnya kepada kadatebintuni.com.

“Dengan demikian maka usulan Pak Sangkek menurut saya sangat up to date dan relevan untuk dijadikan sebagai masukan konstruktif dalam kerangka perumusan Kebijakan Nasional Indonesia untuk Provinsi Papua dan Papua Barat, utamanya dalam konteks pembahasan dan perumusan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional [RPJMN] Tahun 2020-2024,” tutup Yan Ch Warinussy. [mondo]

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Debat terakhir kandidat bupati Teluk Bintuni: “Robert Manibuy dan Ali Ibrahim Bauw tampil meyakinkan”
Ratusan masyarakat Babo ikut kampanye Robert Manibuy – Ali Ibrahim Bauw, Zainal Naury: “ROMA pemimpin yang merakyat”
Hengki Manibuy Ditunjuk “ROMA” jadi Ketua Tim Pemenangan: Berjuang untuk Menang Pilkada Teluk Bintuni 2024
Songsong Hut ke-19, Perisba Bintuni datangi Posyandu Mawar Masui: “beri bantuan Stunting dan Ibu Hamil”

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Sabtu, 9 November 2024 - 04:27

Debat terakhir kandidat bupati Teluk Bintuni: “Robert Manibuy dan Ali Ibrahim Bauw tampil meyakinkan”

Jumat, 1 November 2024 - 15:17

Ratusan masyarakat Babo ikut kampanye Robert Manibuy – Ali Ibrahim Bauw, Zainal Naury: “ROMA pemimpin yang merakyat”

Jumat, 13 September 2024 - 15:07

Hengki Manibuy Ditunjuk “ROMA” jadi Ketua Tim Pemenangan: Berjuang untuk Menang Pilkada Teluk Bintuni 2024

Selasa, 12 September 2023 - 21:59

Songsong Hut ke-19, Perisba Bintuni datangi Posyandu Mawar Masui: “beri bantuan Stunting dan Ibu Hamil”

Berita Terbaru