Petrus Kasihiw, Bupati Pertama Terima Gelar “Kaogesa Malambu” Oleh Kesultanan Buton

Selasa, 11 Desember 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI, kadatebintuni.com ~ Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT menjadi Bupati Pertama di seluruh Indonesia yang disematkan gelar “Kaogesa Malambu” [Pemimpin Dermawan] oleh Lembaga Adat Kesultanan Buton.

Penyematan gelar tersebut dilakukan secara langsung oleh Sri Sultan dr. H. L. M. Izzat Manarfa, M.Sc [Sultan Buton ke-40] dalam rangkaian Pengukuhan dan Pelantikan Badan Pengurus KKST Teluk Bintuni, di GSG Bintuni, Selasa [11/12/2018].

Penjabat Kesultanan Buton, Arif Tasila [Bontona Gundu-Gundu] dalam penjelasannya mengatakan, sepanjang sejarah pemberian Gelar oleh Lembaga Adat Kesultanan Buton, Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT merupakan pejabat setingkat Bupati Pertama yang menyandangnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lembaga Adat Kesultanan Buton belum pernah sekalipun memberikan Gelar kepada pejabat setingkat Bupati. Ini yang pertama kali kami berikan gelar kepada seorang Bupati yaitu Bupati dari Wilayah Timur Indonesia, Teluk Bintuni,” ujar Arif disambut tepuk tangan seluruh hadirin.

Menarik karena pemberian ‘Gelar’ seperti ini oleh Lembaga Adat Kesultanan Buton sejauh ini baru diberikan kepada Puan Maharani [Menko PMK], Tjahjo Kumolo [Mendagri], Lukman Syarif [Menag], Pangdam XIV Mayjen Agus Surya Bakti, Plt Gub Sultra, dan Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw, MT.

Penjabat Kesultanan Buton lainnya, La Ode Kamaludin [Lakina Wasilomata] menjelaskan bahwa alasan dibalik pemberian gelar Kaogesa Malambu atau Pemimpin Dermawan karena Bupati Ir. Petrus Kasihiw dianggap berjasa dan melindungi Masyarakat Buton [KKST] Teluk Bintuni dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari di tanah sisar matiti.

“Atas dasar jasa dan ketulusan tanpa pamrih dalam melindungi masyarakat buton di Teluk Bintuni, kami memberi gelar ‘Kaogesa Malambu’ atau Pemimpin yang Dermawan kepada Bupati Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw, MT” ucap La Ode Kamaludin.

Pemberian Gelar kemudian dilanjutkan dengan prosesi Pemakaian Baju Kebesaran Kesultanan Buton dan Mahkota oleh Sri Sultan Izzat Manarfa kepada Pit Kasihiw yang secara resmi menyandang gelar tersebut.

Sementara itu, Pit Kasihiw mengaku kaget sekaligus bahagia dan berkomitmen menjaga pemberian gelar istimewa ini kepada dirinya.

“Saya tidak menyangka kalau hari ini saya akan diberikan gelar istimewa ini karena langsung diberikan oleh Sri Sultan Buton,” ujarnya.

“Selaku pribadi maupun keluarga sangat bersyukur dengan hal luar biasa ini. Tentu ini juga merupakan tanggung jawab moril saya terhadap masyarakat Buton kedepan bagaimana KKST juga dapat berperan dalam pembangunan di tanah ini,” ungkap Pit, sapaan Bupati Petrus Kasihiw. [mondo]

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru