Pasang “Wifi Gratis” Di Taman Kota, Itu Usulan Warga Bintuni

Senin, 19 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI, kadatebintuni.com ~ Libur akhir pekan menjadi pelepas penat setelah seminggu bergelut dengan pekerjaan. Tempat rekreasi maupun pusat perkumpulan menjadi tempat yang paling dicari. Di kota Bintuni, kabupaten Teluk Bintuni, selain kali Rajawali di SP 3, warga juga memadati Taman Kota, Kali Tubi.

Seperti yang terpantau pada Minggu, (18/11), di Taman Kota, Kali Tubi, masyarakat bersantai sambil menikmati aneka kuliner yang di jajakan di area itu. Mewawancarai salah seorang pengunjung, Sergius, yang tengah membawa keluarganya menikmati akhir pekan di taman kota.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kerap membawa keluarga kemari, mungkin karena letaknya yang strategis, dan ramai pedagang kuliner. Namun, mewakili masyarakat, kami menyayangkan properti taman seperti patung dan rumah pondok sudah banyak yang rusak, kiranya pihak terkait, pemerintah maupun pengelola dapat memperhatikan hal tersebut,” ujarnya.

Beda hal dengan Sukiman dan Naryo, kedua pemuda yang mengaku sengaja memilih taman kota dikarenakan tempat wisata seperti kali Rajawali dinilai terlalu jauh jika ditempuh dari Kota. “Taman kota ini kami nilai sudah bagus, selain dekat dibandingkan kali Rajawali di SP, disini juga cukup ramai. Namun, mungkin kurangnya perawatan tempat, bahkan kami berharap kalau kedepannya di upgrade lagi, agar tambah menarik dan nyaman, seperti di pasang Wifi gratis untuk masyarakat,” ujar mereka sembari tertawa.

Memang tak berlebihan jika dikatakan, kualitas lingkungan kota mempengaruhi kehidupan manusia di dalamnya. Kota di era modern sekarang ini perlu ditunjang dengan ruang publik, seperti taman kota. Taman kota adalah taman dalam skala yang luas yang berada di dalam lingkungan perkotaan dan dapat dinikmati oleh seluruh penduduk kota. Taman kota bisa dikatakan sebagai kebutuhan dasar bagi sebuah kota, yang mana segala kalangan dan usia dapat menikmatinya.

Memang tak dapat dipungkiri, bahwa sektor pariwisata dan taman menjadi hal yang kadang terabaikan, padahal sektor ini tidak kalah pentingnya. Selain itu, Taman di sebuah kota yang mewakili estetika, juga secara tidak langsung mewakili Landmark dan identitas kota tersebut.

Sehingga yang menjadi pertanyaan, apakah perlu pembenahan di Taman Kota yang menjadi tempat rekreasi pilihan masyarakat Teluk Bintuni?. [Baim]

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru