BINTUNI, kadatebintuni.com ~ Untuk mengatasi pemadaman listrik di kota Bintuni yang sering terjadi karena adanya gangguan teknis pada kabel SKTM supplay listrik dari lokasi Kilang LNG Tangguh, maka pemerintah daerah Teluk Bintuni akan membeli 2 (dua) unit mesin genset, masing-masing berkapasitas 1 MW dan menyerahkan pada pengelolaan PLN Rayon Bintuni pada PLTD yang baru. PLN sendiri rencana membeli 4 (empat) unit mesin genset.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Teluk Bintuni, Ali Ibrahim Bauw, SE MSP mengatakan, pembelian mesin Genset oleh Pemda untuk diberikan pada PLN, anggarannya lewat APBD Perubahan 2018.
“Untuk pembelian mesin genset sekaligus dua atau satu dulu itu putusannya ada pada Bapak Bupati. Dan itu melalui anggaran perubahan 2018. APBD Perubahan ini dengan Peraturan Kepala Daerah (Perkada),” ungkap Ali Bauw, Selasa (16/10).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ali Bauw mengatakan, pembelian mesin genset untuk membantu pembangkitan di PLTD Bintuni yang ditangani PLN Rayon Bintuni itu menindaklanjuti pertemuan Bupati Ir. Petrus Kasihiw, MT dengan General Manajer PLN Area Manokwari Sulistyono beberapa waktu lalu di Manokwari.
Ditambahkan, pembelian mesin Genset baru yang akan diserahkan ke PLN adalah upaya agar bila terjadi terjadi gangguan dan terhentinya supplay listrik dari Pembangkitan milik Perusahaan LNG Tangguh, PLN dapat mengoperasikan yang ada dengan kapasitas daya yang dapat memenuhi kebutuhan listrik pelanggan yang adalah warga masyarakat dan juga kebutuhan listrik pemda Teluk Bintuni. [Daniel MD]