Sopir hilux Bintuni – Manokwari ditemukan tewas bersimbah darah dalam rumah kost

Kamis, 30 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintuni (KADATE) – Sopir Hilux Bintuni – Manokwari yang sering disapa Agus Aryanto (28) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumah sewa bulanan atau

Korban semasa hidup

kost milik Hj. Asma kompleks Pasar Sentral, tepatnya di lorong masuk depan Ruko Kantor Pajak, Bintuni, pada Kamis (30/8), sekitar pukul 14.00 wit dan menggegerkan warga sekitarnya.

Aparat kepolisian Polres Teluk Bintuni yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang police line. Terpantau ikut turun di lapangan Wakapolres Teluk Bintuni, Kompol. Jupri Tampubolon, SIK, Kapolsek Teluk Bintuni IPTU Herman, S.H, dan pihak Reskrim bagian Identifikasi Polres Teluk Bintuni.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil wawancara di lapangan dengan Wakapolres, Jupri Tampubolon, mengatakan belum bisa menyimpulkan apa penyebab kematian beserta motifnya secara pasti, karena harus di lakukan Visum.

“Dugaan kami masih 50-50 antara bunuh diri atau mungkin di bunuh, semua masih dugaan, tidak bisa di simpulkan saat ini, harus melewati prosedur, dan untuk selanjutnya mayat akan di bawa ke RSU untuk di lakukan visum. Sementara saksi akan kami mintai keterangannya,” terang Wakapolres

Kendati cuaca kurang bersahabat dengan hujan lebat mengguyur kota Bintuni kala itu, proses evakuasi mayat tetap di langsungkan. Pukul 17.30 WIT mayat yang telah di masukkan kedalam Kantong mayat lalu di bawa menggunakan Ambulance menuju RSU Stenkool Bintuni. Dan rumah kost atau TKP di gembok dan tetap di pasangi police line karena akan dilakukan olah TKP lanjutan.

Sementara itu, dari keterangan warga sekitar bahwa korban tinggal kurang lebih 5 bulan bersama pacar bernama Dewi yang telah mengikat pertunangan tertanggal 18 Agustus 2018 seperti yang tertera pada akun facebook peribadi korban (Aryanto Wwy) itu. Dan sehari hari bekerja sebagai sopir Hilux lintas Bintuni-Manokwari, seperti kata Endra, salah seorang penghuni kost lainnya.

Menguak rumor di antara warga masyarakat sekitar kalau, korban melakukan bunuh diri dengan cara menikam dirinya dengan alat tajam berupa Badik, karena tekanan ekonomi kendati di tubuh korban terdapat luka tusukan dan beberapa waktu sebelumnya sempat mencari pinjaman uang. [Baim]

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru