Perempuan Papua dalam Budaya Patriarki

Senin, 27 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budaya Patriarki dalam kehidupan Masyarakat #Papua, masih tetap di junjung dan di hormati sampai saat ini. Dimana posisi perempuan berada satu tingkat di bawah bayang-bayang laki-laki.

Walaupun mereka di beri kebebasan sedikit dalam kehidupan sosial kemasyarakatan namun tetap berada dalam kekuasaan laki-laki. Perempuan tunduk dan hormat kepada suami merupakan kewajiban dalam Adat dan kehidupan #Spiritual orang Papua.

Dalam norma adat etika, sopan santun masyarakat tradisional dan modern di Papua, kedudukan laki-laki lebih tinggi derajarnya dalam keluarga, masyarakat maupun Adat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh sebab itu Kekuasaan, Keperkasaan, Perlakuan adil dan sopan santun dalam tatanan adat, menjadikan laki-laki sangat dijunjung, dihormati dan dijadikan role model oleh anak cucu mereka dan di ceritakan dari generasi ke generasi.

Seiring berjalannya waktu dalam arus modernisasi yang semakin deras, perempuan Papua tetap memposisikan diri mereka sebagai penolong suami dalam memainkan peran mengurus keluarga dan anak sebagai wujud Bakti dan Cinta kepada laki-laki. Baik secara Adat maupun dalam kehidupan Spiritual yang mereka junjung tinggi. (vsr)

#perempuan

Berita Terkait

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?
Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Debat terakhir kandidat bupati Teluk Bintuni: “Robert Manibuy dan Ali Ibrahim Bauw tampil meyakinkan”
Ratusan masyarakat Babo ikut kampanye Robert Manibuy – Ali Ibrahim Bauw, Zainal Naury: “ROMA pemimpin yang merakyat”
Hengki Manibuy Ditunjuk “ROMA” jadi Ketua Tim Pemenangan: Berjuang untuk Menang Pilkada Teluk Bintuni 2024
Songsong Hut ke-19, Perisba Bintuni datangi Posyandu Mawar Masui: “beri bantuan Stunting dan Ibu Hamil”
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 04:06

Dualisme kepengurusan KAPP Papua: Menjaga marwah atau menciptakan perpecahan?

Minggu, 30 Maret 2025 - 19:38

Inspirasi dari Inggris: Ruth Inanosa ajak generasi muda Papua Barat raih mimpi kuliah ke luar negeri

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Sabtu, 9 November 2024 - 04:27

Debat terakhir kandidat bupati Teluk Bintuni: “Robert Manibuy dan Ali Ibrahim Bauw tampil meyakinkan”

Jumat, 1 November 2024 - 15:17

Ratusan masyarakat Babo ikut kampanye Robert Manibuy – Ali Ibrahim Bauw, Zainal Naury: “ROMA pemimpin yang merakyat”

Jumat, 13 September 2024 - 15:07

Hengki Manibuy Ditunjuk “ROMA” jadi Ketua Tim Pemenangan: Berjuang untuk Menang Pilkada Teluk Bintuni 2024

Selasa, 12 September 2023 - 21:59

Songsong Hut ke-19, Perisba Bintuni datangi Posyandu Mawar Masui: “beri bantuan Stunting dan Ibu Hamil”

Berita Terbaru