Pemkab Bintuni – Fakfak adakan pertemuan sepakati tapal batas

Sabtu, 25 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Petrus Kasihiw

Bintuni (KADATE) – Bertempat di Distrik Bomberay kabupaten Fakfak, pada Sabtu (25/8) atau hari ini berlangsung pertemuan antara dua kabupaten Fakfak dan Teluk Bintuni terkait tapal batas kedua kabupaten yang juga punya keterkaitan dengan kehidupan masyarakat setempat.

Bupati Teluk Bintuni Ir. Petrus Kasihiw MT yang didampingi Kapolres AKBP Andriano Ananta, SIK serta sejumlah pejabat termasuk petinggi TNI di kabupaten dan para tokoh masyarakat adat hadiri pertemuan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada hari Jumat (24/8) siang dengan menggunakan Kapal (Speedboat) yang baru dibeli Pemkab Bintuni bernama Orosa serta speedboat lainnya tiba dan bermalam di Distrik Aroba.

Pada Sabtu pagi hari sebelum menuju ke Bomberai lewat jalan darat dengan kendaraan mobil, Bupati Petrus Kasihiw memberikan arahan agar tim dari kabupaten Teluk Bintuni dapat menghadiri pertemuan itu dengan baik.

Dikesempatan itu, Kapolres Teluk Bintuni AKBP Andriano Ananta, SIK meminta agar semua yang ikut hadiri pertemuan dapat menjaga keamanan dan ketertiban.

Terkait pertemuan tersebut, Anggota DPRD Papua Barat Fraksi OTSUS Sahaji Refideso menyatakan harapannya agar pertemuan tersebut berjalan lancar. Baginya keputusan yang diambil pasti berdampak pada kelangsungan hidup anak cucu masyarakat yang berada di daerah tapal batas itu.

Maka harus lebih mempertimbangkan masa depan generasi, dan hindari membuat keputusan yang dapat mengakibatkan permusuhan antar generasi di masa depan.

“Kepada kedua pihak agar hindari emosi, keangkuhan dan kesombongan tapi lakukanlah dengan hati dan mohon kepada Tuhan agar dimudahkan urusan, Insya Allah Tuhan menolong apa pun kesulitan yang saudara-saudara hadapi, Aamiin YRA,” ungkap Sahaji Refideso melalui pesan WhatsApp pada grup Kadate Bintuni.

Sahaji yang juga salah satu putra Teluk Bintuni di legislatif Papua Barat itu lalu menyarankan agar masalah ini selesaikan dengan hati. “Tradisi ini yang orang tua wariskan kepada kita dalam menyelesaikan masalah-masalah adat.

Sebab klaim tapal batas adat itu berkaitan dengan keyakinan kedua pihak atas wilayahnya masing-masing berdasarkan kehidupan berburuh, meramu, berkebun, dan lain-lain. Hal demikian diakui dan disepakati secara lisan tidak ditulis. kesepakan inilah yang diwariskan secara turun temurun,” tandasnya. [Daniel]

Berita Terkait

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 
Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah
Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah
Trauma masa lalu Marga Inanosa tolak menyerahkan tanah ke PT Borneo Subur Prima untuk dijadikan lahan Sawit
DPP GOLKAR tetapkan Anshar Nurdin gantikan Almarhum Arius Kemon sebagai pengganti calon terpilih DPRK Teluk Bintuni
Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”
Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis
Terpanggil kontribusi pada Pendidikan Dasar di Teluk Bintuni, Darius Susure putuskan kerja relawan pada YPPK

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 13:26

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 

Jumat, 21 November 2025 - 18:49

Yoti Gire Nahkodai Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Papua Tengah

Kamis, 20 November 2025 - 15:01

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Selasa, 18 November 2025 - 10:44

Trauma masa lalu Marga Inanosa tolak menyerahkan tanah ke PT Borneo Subur Prima untuk dijadikan lahan Sawit

Rabu, 12 November 2025 - 09:09

Henry Kapuangan Kunjungi Sekolah di Merdey, Biscoob dan Masyeta: “Lihat Aktivitas Belajar”

Senin, 10 November 2025 - 14:37

Kupu-Kupu Arfak, wisatawan minat khusus Serangga dari Prancis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:07

Terpanggil kontribusi pada Pendidikan Dasar di Teluk Bintuni, Darius Susure putuskan kerja relawan pada YPPK

Senin, 20 Oktober 2025 - 02:20

Kisah Muna Kosepa, Alumni P2TIM : “Mimpi gadis asal Distrik Tomu ini kini jadi nyata”

Berita Terbaru

Oye Pigome, ST berpose bersama Yoti Gire, S.Sos Ketua HIPMI Papua Tengah terpilih periode 2025-2028 dalam suatu kesempatan. (Foto:Istimewa)

ASPIRASI

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Kamis, 20 Nov 2025 - 15:01