SKK Migas: Eksplorasi Migas di Papua Dimulai 2019

Selasa, 24 Juli 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi mengatakan eksplorasi penemuan cadangan migas baru di Papua akan dimulai pada 2019.

“Tahun depan akan dimulai, kami akan berkolaborasi dengan pemerintah setempat,” kata Amien seperti dikutip dari Antara, Selasa (24/7).

Amien meyakini banyak data sudah menyebutkan bahwa kandungan migas di Papua besar, tergantung dari wilayah setempat. Oleh karena itu banyak investor yang menyatakan minatnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investor yang berminat berinvestasi migas di Papua beberapa di antaranya berasal dari China, Eropa, dan Amerika. Namun Amien enggan menyebutkan nama perusahaan secara detail.

Potensi lokal migas di wilayah Papua juga mulai dikembangkan, salah satunya terkait penyiapan kemampuan sumber daya manusia. Hal ini terbukti dengan hadirnya Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni (P2TIM-TB) yang diresmikan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan di Teluk Bintuni, salah satu daerah penghasil migas di Papua Barat.

Pusat pelatihan itu dirancang untuk memenuhi kebutuhan sektor industri dan migas dalam menciptakan pekerja kompeten.

“Ini adalah salah satu jawaban untuk menurunkan pengangguran. Banyak perusahaan besar untuk lapangan pekerjaan. Karena kami otonomi khusus untuk memberi kesempatan bagi orang asli papua, untuk bisa dapat pekerjaan,” kata Dominggus.

Pusat pelatihan ini akan memberikan program akreditasi nasional dan internasional. P2TIM-TB dibangun di atas lahan seluas 9.300 meter persegi di Kampung Beimes, Distrik Bintuni Timur dilengkapi dengan asrama siswa.

Angkatan pertama yang berjumlah 100 orang ini akan menjalani pelatihan selama empat bulan. Sebesar 90 persen siswa pelatihan angkatan pertama merupakan putra daerah Kabupaten Teluk Bintuni. (Antara/lav)

Sumber:https://m.cnnindonesia.com

Berita Terkait

Perjuangkan pendidikan gratis, Abdullah Gazam: “biaya Sekolah mahal”
Costan Oktemka Ketua Pimpinan Daerah PKN Papua
Yohanis Manibuy daftar bakal calon ketua DPD Golkar Teluk Bintuni periode 2020-2025
Baru 6 Kabupaten Papua Dan Papua Barat Luncurkan Program Petani Milenial, Telah Lebih Dari 5.000 Pemuda Terdata Ikut Program Ini
Keakraban Stafsus Billy Mambrasar Dengan Ibu Wakil Bupati Fakfak
DPP KNPI Secara Tegas Menolak Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden RI
Memaknai hari lingkungan hidup bagi masyarakat di distrik Taroi Teluk Bintuni
Budaya  Sebagai Acuan Dalam Memahami Agama Kristen di Papua

Berita Terkait

Senin, 11 Juli 2022 - 17:39

Perjuangkan pendidikan gratis, Abdullah Gazam: “biaya Sekolah mahal”

Senin, 24 Januari 2022 - 08:33

Costan Oktemka Ketua Pimpinan Daerah PKN Papua

Minggu, 10 Oktober 2021 - 16:30

Yohanis Manibuy daftar bakal calon ketua DPD Golkar Teluk Bintuni periode 2020-2025

Kamis, 9 September 2021 - 07:50

Baru 6 Kabupaten Papua Dan Papua Barat Luncurkan Program Petani Milenial, Telah Lebih Dari 5.000 Pemuda Terdata Ikut Program Ini

Rabu, 25 Agustus 2021 - 15:58

Keakraban Stafsus Billy Mambrasar Dengan Ibu Wakil Bupati Fakfak

Kamis, 19 Agustus 2021 - 03:17

DPP KNPI Secara Tegas Menolak Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden RI

Selasa, 8 Juni 2021 - 08:08

Memaknai hari lingkungan hidup bagi masyarakat di distrik Taroi Teluk Bintuni

Sabtu, 24 April 2021 - 22:08

Budaya  Sebagai Acuan Dalam Memahami Agama Kristen di Papua

Berita Terbaru