AWAS!! …. 1 SLOKI TAMBAH DARAH, 4 SLOKI MANDI DARAH : Nasihat Gubernur Papua Barat Bagi Siswa/i Petrotekno Bintuni

Senin, 23 Juli 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan
Gubernur Papua Barat, Bapak Drs. D. Mandacan meresmikan Pusat Pendidikan dan Latihan Industri dan Migas (Petrotekno Bintuni) hari ini. Pusdiklat ini merupakan hasil kerja sama Pemkab Bintuni dengan Petrotekno yang didukung oleh SKK Migas Pusat dan Provinsi Papua Barat.

Kepala SKK MIGAS Pusat, Amien Sunaryadi, dalam sambutan mendahului sambutan Gubernur menyatakan bahwa pemerintah pusat melalui SKK Migas berkomitmen menyalurkan manfaat industri migas bagi pemda dan masyarakat setempat melalui penyaluran Dana Bagi Hasil Migas, membuka lapangan kerja dan kesempatan bisnis. Oleh sebab itu, SKK mendukung proses penyusunan Raperdasus DBH Migas dan mendukung pembangunan dan peresmian Petrotekno Bintuni.

Gubernur Papua Barat memulai sambutannya dengan menyampaikan paradoks di Tanah Papua “kekayaan SDA kita luar biasa tetapi kesejahteraan masyarakat adat biasa2”. Angka kemiskinan di Papua Barat 25% dan angka pengangguran 24 %. Pembangunan Petroktekno adalah salah satu langkah pemda untuk menurunkan angka kemiskinan dan angka pengangguran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petrotekno Bintuni adalah satu2nya di Indonesia Timur yg bersertifikasi internasional. Gubernur mengutip informasi dari Bupati bahwa akan dilatih 100 anak, 90% Papua. Jumlah ini adalah hasil seleksi dr 200-an pelamar. Ada 17 yang lulus seleksi namun kapasitas fasilitas pelatihan tidak mencukupi. Jadi masih antre. Akan dilengkapi secepatnya agar mereka pun bisa ikut pelatihan.

Sesudah Gelombang I ini, pemerintah Provinsi Papua Barat akan membiayai 130 siswa lagi untuk dilatih di sana dan Gubernur memberi arahan agar Pemda lain memanfaatkan fasilitas ini juga untuk melatih tenaga kerja terampil.

Kepada Petrotekno, Gubernur menyampaikan terima kasih. Dan mengarahkan agar melatih skill dan karater.

Kepada para siswa/i, Gubernur mengingatkan agar ke depan jangan hanya berorientasi sebagai ASN, gaji kecil kata Gubernur. Untuk menjadi tenaga profesional di dunia industri harus memiliki skill dan karakter baik. Hentikan kebiasaan miras, narkoba, kekerasan, seks bebas, STOP. Fokus untuk belajar serius, bekerja dan segera balas jasa orang tua.

“Rumus” miras adalah satu sloki tambah darah, dua sloki naik darah, tiga sloki keluar darah, empat sloki mandi darah. Hentikan itu!!. Belajar serius untuk balas jasa orang tua dan untuk masa depan yang lebih baik.

Bintuni 23 Juli 2018

Yosef Rumaseb

Berita Terkait

Baru 6 Kabupaten Papua Dan Papua Barat Luncurkan Program Petani Milenial, Telah Lebih Dari 5.000 Pemuda Terdata Ikut Program Ini
Keakraban Stafsus Billy Mambrasar Dengan Ibu Wakil Bupati Fakfak
DPP KNPI Secara Tegas Menolak Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden RI
Memaknai hari lingkungan hidup bagi masyarakat di distrik Taroi Teluk Bintuni
Budaya  Sebagai Acuan Dalam Memahami Agama Kristen di Papua
LBH Pers Luncurkan Buku Protokol Keamanan Jurnalis Meliput Kejahatan Lingkungan
11 Maret 2021, PKB Se-Papua Barat Gelar Musyawarah Cabang Serempak
“Gereja” yang Berwajah Papua

Berita Terkait

Kamis, 9 September 2021 - 07:50

Baru 6 Kabupaten Papua Dan Papua Barat Luncurkan Program Petani Milenial, Telah Lebih Dari 5.000 Pemuda Terdata Ikut Program Ini

Rabu, 25 Agustus 2021 - 15:58

Keakraban Stafsus Billy Mambrasar Dengan Ibu Wakil Bupati Fakfak

Kamis, 19 Agustus 2021 - 03:17

DPP KNPI Secara Tegas Menolak Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden RI

Selasa, 8 Juni 2021 - 08:08

Memaknai hari lingkungan hidup bagi masyarakat di distrik Taroi Teluk Bintuni

Sabtu, 24 April 2021 - 22:08

Budaya  Sebagai Acuan Dalam Memahami Agama Kristen di Papua

Kamis, 25 Maret 2021 - 01:42

LBH Pers Luncurkan Buku Protokol Keamanan Jurnalis Meliput Kejahatan Lingkungan

Kamis, 4 Maret 2021 - 13:58

11 Maret 2021, PKB Se-Papua Barat Gelar Musyawarah Cabang Serempak

Sabtu, 20 Februari 2021 - 20:37

“Gereja” yang Berwajah Papua

Berita Terbaru