Juara UNPSA, PBB Beri Tugas Khusus untuk Teluk Bintuni

Selasa, 26 Juni 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sistem Early Diagnosis And Treatment (EDAT) yang dikembangkan Pemkab Teluk Bintuni berhasil meraih juara pada United Nations Public Service Awards (UNPSA). Atas keberhasilannya menanggulangi wabah malaria di Teluk Bintuni, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberi tugas khusus agar sistem serupa direplikasi di wilayah endemik malaria. Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa bersyukur karena satu dari 21 inovasi yang dikirim ke PBB berhasil menjadi juara.

“Kita juga mendapat tugas khusus dari PBB untuk dapat mereplikasi inovasi luar biasa ini ke seluruh daerah endemik malaria di Indonesia,” ujar Diah Natalisa di Jakarta, Selasa (26/6/2018). Sistem EDAT menjadi juara dalam kategori Menjangkau yang Paling Miskin dan Rentan Melalui Layanan Inklusif dan Kemitraan untuk regional Asia Pasifik. Sejak diimplementasikan tahun 2010, sistem ini berhasil mereduksi wabah malaria. Pada tahun 2015, kasus malaria turun menjadi angka 2,4 per 1000 penduduk dari angka 115 per 1000 penduduk pada tahun 2009. Pada tahun 2016, tingkat morbiditas malaria kembali turun menjadi 5 penderita per 1000 penduduk.

Program ini adalah kerja sama Pemkab Teluk Bintuni, organisasi non-pemerintah dan sektor swasta. Sistem EDAT dilaksanakan dengan membentuk Juru Malaria Kampung (JMK) atau spesialis malaria yang bertugas meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat tentang identifikasi, pencegahan, dan pengobatan. Aparat terkait juga melatih penduduk desa sebagai petugas kesehatan, pengemasan obat malaria agar lebih mudah digunakan, dan memastikan kualitas asuransi yang terintegrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diah mengungkapkan, kemenangan Pemkab Teluk Bintuni ini juga atas doa restu dari penyelenggara pelayanan publik seluruh Indonesia. Program asli Bumi Cendrawasih ini menyumbangkan piala pertama bagi Indonesia sebagai juara pertama inovasi pelayanan publik di tingkat global.

Sebelum diusulkan ke tingkat dunia, Kementerian PANRB melaksanakan Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) dan rutin melakukan pembinaan serta pendampingan. Kebijakan one agenda one inovation yang digaungkan sejak 2013 pun disambut positif oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Sejak saat itu, banyak instansi pemerintah yang mulai mengembangkan inovasi pelayanan publiknya.

Diah berharap, kemenangan Pemkab Teluk Bintuni ini memacu pemda lainnya untuk mengoptimalkan pelayanan masyarakat. “Semoga keberhasilan ini dapat menginspirasi semua penyelenggara pelayanan publik bahwa kita bisa. Bravo Indonesia!” Pungkas Guru Besar Universitas Sriwijaya ini.

(Sumber: https://breakingnews.co.id)

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru