Petani Sawit Akan Kembali Bertemu Dengan Varita Majutama

Rabu, 13 Juni 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BINTUNI, kadatebintuni.com ~ Sekitar 1.000 petani plasma mitra perusahaan PT. Varita Majutama menuntut penyelesaian sertifikat tanah lahan perkebunan sawit yang selama ini mereka cicil kepada perusahaan yang tak kunjung lunas melalui Bank Mandiri Pusat.

Terkait penyelesaian permasalahan antara petani dan perusahaan perkebunan PT. Varita Majutama, pihak pemerintah daerah Teluk Bintuni bersama DPRD Teluk Bintuni memfasilitasi penyelesaian permasalahan tersebut dengan mengundang pimpinan PT. Majutama dari dari pusat.

Dan pertemuan sudah dilakukan beberapa waktu lalu namun belum ada titik terang penyelesaian masalah tersebut karena masih saling adu argumentasi antara pihak perusahaan dan petani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direncanakan untuk pertemuan kembali pada tanggal 6 Juni 2018 namun tidak jadi pertemuan. Kemudian kedua belah pihak yang bersengketa saat ini masih melakukan persiapan-persiapan untuk kembali melakukan pertemuan.

“Kami berharap semoga pada pertemuan selanjutnya sudah ada titik terang atau kata sepakat antara kedua belah pihak. Namun kalau dalam pertemuan tersebut tidak ada penyelesaian maka masalah antara pertani dan perusahaan perkebunan kelapa sawit akan diangkat ke pengadilan hubungan industrial (HI) dimana Bupati sudah menyiapkan pengacara untuk petani,” ungkap Ketua Komisi B DPRD Teluk Bintuni, Sonya Larwuy Fymbay di Bintuni yang juga ketua DPC Partai Demokrat Teluk Bintuni, Sabtu (9/6). [Daniel MD]

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru