Cerita Unik Guru Honorer di Distrik Tembuni, “Biarkan Mereka Belajar”

Senin, 28 Mei 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintuni, kadatebintuni.com ~ Memulai karier sebagai guru Honorer di SMA Negeri distrik Tembuni kabupaten Teluk Bintuni berjalan 6 bulan bagi Atrian (24 tahun).

Wanita berparas cantik itu pernah mengajar sebagai guru honorer di kabupaten Nabire, begitu ceritanya sampai berada di kabupaten Teluk Bintuni yang diketahui pernah mengikuti tes di salah satu Bank di Bintuni.

Kisah ini diutarakan Atrian saat ditemui baru tiba di kota Bintuni usai menyelesaikan perjalanan dari Distrik Tembuni tempatnya mengajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan wajah yang lusuh karena kecapean dirinya berusaha untuk tetap tersenyum sambil mengatakan ini adalah pengalaman yang mengasikan bagi dirinya sebagai guru bahasa Inggris.

“Saya mengajar Bahasa Inggris pak, dan ini merupakan pengalaman pertama saya yang paling unik saat menjadi tenaga guru honorer, dari 24 siswa-siswi Sekolah Menengah Atas di distrik Tembuni.

Ada sekitar 14 siswa yang sudah berusia di atas 25 tahun dan sudah berkeluarga bahkan sudah mempunyai anak lebih dari dua,” tutur Atrian dengan nada sedikit tertawa.

Guru bahasa Inggris yang masih bujangan itu juga menyebutkan warga Distrik Tembuni yang menjadi siswanya sangat bersemangat untuk mengikuti pendidikan walau usia mereka terpaut jauh dengan usia normal siswa lainnya, bahkan mereka tidak meresa malu, karena bagi mereka, pendidikan sangat penting.

Dan yang lebih menarik, ada seorang anak yang saat ini duduk di bangku SMA kelas satu, sedangkan orang tuanya duduk di bangku kelas tiga, dan hal tersebut tidak pernah Ia temui sejak mengajar di Nabire sebagai tenaga guru honorer.

“Pak, saya capek dan mau istirahat dan yang terpenting bagi saya adalah bagaimana pemerintah Provinsi dapat memperhatikan nasib para tenaga honorer yang bertugas di daerah pedalaman Papua.

Dan jangan menghambat mereka yang ingin bersekolah walau pun mereka sudah berkeluarga,” tutup Atrian sembari meninggalkan tempat duduknya. [Daniel MD]

Berita Terkait

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 
Bupati Yohanis Manibuy Sebut P2TIM Ikut Turunkan Pengangguran 1,3 Persen di Teluk Bintuni 2024
Dari Taroy ke Dunia Migas: Sholeh Nabi buktikan anak Papua bisa!
Dukung ketahanan pangan, Polres Bintuni siapkan lahan Jagung untuk petani
UCAPAN DIRGAHAYU BHAYANGKARA KE-79 TAHUN || drg. ALFONS MANIBUI || ANGGOTA KOMISI XII DPR RI FRAKSI PARTAI GOLKAR
Polda Papua Barat imbau Buruh rayakan May Day 2025: “damai dan tertib”
Tantangan berat personel Brimob dalam upaya pencarian IPTU Tomi Marbun
Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 13:26

Ansar Nurdin bersilaturahmi ke rumah Bapak Robert Kemon di Kampung Lama, agendanya! 

Rabu, 3 September 2025 - 05:29

Bupati Yohanis Manibuy Sebut P2TIM Ikut Turunkan Pengangguran 1,3 Persen di Teluk Bintuni 2024

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:38

Dari Taroy ke Dunia Migas: Sholeh Nabi buktikan anak Papua bisa!

Rabu, 23 Juli 2025 - 07:29

Dukung ketahanan pangan, Polres Bintuni siapkan lahan Jagung untuk petani

Selasa, 1 Juli 2025 - 05:49

UCAPAN DIRGAHAYU BHAYANGKARA KE-79 TAHUN || drg. ALFONS MANIBUI || ANGGOTA KOMISI XII DPR RI FRAKSI PARTAI GOLKAR

Rabu, 30 April 2025 - 22:44

Polda Papua Barat imbau Buruh rayakan May Day 2025: “damai dan tertib”

Rabu, 30 April 2025 - 05:28

Tantangan berat personel Brimob dalam upaya pencarian IPTU Tomi Marbun

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Berita Terbaru

Oye Pigome, ST berpose bersama Yoti Gire, S.Sos Ketua HIPMI Papua Tengah terpilih periode 2025-2028 dalam suatu kesempatan. (Foto:Istimewa)

ASPIRASI

Yoti Gire layak pimpin DPD HIPMI Papua Tengah

Kamis, 20 Nov 2025 - 15:01