Gelar Pertemuan Bersama Honorer K2, Bupati: Saya Tidak Pernah Menjanjikan “Surga”

Sabtu, 26 Mei 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintuni, kadatebintuni.com ~ Permasalahan tenaga honorer yang terjadi di kabupaten Teluk Bintuni hingga saat ini tak kunjung selesai.

Terkait hal itu Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Ir. Petrus Kasihiw, MT kemudian menemui ratusan tenaga Honorer Kategori Dua (K2) yang diangkat berdasarkan kebijakan di Sasana Karya Kantor Bupati SP-3 Manimeri, Jumat (25/5), untuk membahas serta mencari solusi terkait nasib honorer K2 tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Petrus Kasihiw  didampingi Plt. Sekda Teluk Bintuni Gustaf Manuputty, S.Sos MM serta Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Teluk Bintuni, Eko Sukarman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Petrus Kasihiw mengaku bingung hendak memulai dari mana permasalahan honorer K2 karena hingga saat ini pihaknya belum memegang data serta bukti yang lengkap terkait nasib tenaga honorer K2 yang diangkat berdasarkan kebijakan.

“Saya tidak pernah menjanjikan “Surga”, yang saya katakan adalah saya selaku Bupati akan berusaha menyelesaikan permasalahan honorer K2 yang tak kunjung selesai,” kata Bupati Petrus Kasihiw ketika dirinya membuka pertemuan dengan para tenaga honorer K2 kebijakan tersebut.

Bupati menjelaskan sejak tahun 2008 hingga tahun 2018 merupakan persoalan panjang sehingga harus perlu dicermati dengan baik.

“Hingga saat ini, masih dilakukan penelitian serta investigasi kepada semua pejabat yang berkaitan dengan permasalahan tenaga honorer pada masa itu dan pejabat yang menjabat saat ini. Saya terus mempelajari istilah K2 Kebijakan sambil mempertanyakan dasar hukumnya agar pihak pemerintah dapat mengambil langkah tepat dan tidak melanggar aturan yang berlaku di negeri ini,” kata Bupati.

Sementara itu, salah satu tenaga honorer K2 Kebijakan, Yopi Laratmase mengatakan dirinya adalah tenaga honorer yang telah mengikuti berbagai aturan yang ditetapkan saat itu termasuk mengikuti tes seleksi penerimaan Pegawai Negeri Sipil.

Ia mengaku kalau dirinya dinyatakan lulus murni namun hingga saat ini dia belum menerima SK CPNS. Hal yang sama juga diutarakan beberapa tenaga honorer yang hadir. Bahkan mereka mempertanyakan yang tidak pernah honor namun lolos saat pengumuman K2.

Pertanyaan beberapa tenaga honorer K2 tersebut sempat membuat Bupati kaget, bahkan bupati akan membentuk tim terkait permasalahan tersebut, bahkan Bupati akan membentuk tim terkait permasalahan tersebut. Dan mengajak tenaga honorer agar dapat memberikan bukti-bukti lain untuk melengkapi hasil investigasinya. [Daniel MD]

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru