PLN Bintuni Dinilai Tak Antisipasi Pemadaman Listrik Di Bulan Puasa

Sabtu, 19 Mei 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintuni, kadatebintuni.com ~ Pihak PLN Rayon Bintuni dinilai lalai mengantisipasi adanya gangguan listrik memasuki bulan Puasa bagi umat Muslim. Pasalnya, sudah diingatkan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Anggota Dewan dengan Bupati Petrus Kasihiw bersama jajaran pemerintah daerah juga hadir Manajer PLN, Sapri dan perwakilan BP Tangguh lalu.

Beberapa anggota Grup WhatsApp Kadate Bintuni mengaku sangat kecewa karena adanya pemadaman listrik, lebih khusus bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa. Bahkan sangat kecewa karena mengetahui pemadaman sampai 2 hari, baru dinyalakan satu hari. Istilahnya 2×1.

Jadwal yang dikeluarkan pihak PLN Bintuni pasca terjadi gangguan Kabel Tanah (SKTM) Sabtu (19/5), yakni pemadaman bergilir, dua hari padam dan satu hari menyalah. Sebelumnya 1 hari padam, satu hari menyalah, atau satu hari padam, dua hari menyalah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajer PLN Rayon Bintuni, Sapri seperti lazimnya ketika pemadaman listrik, langsung mengeluarkan informasi dan menyusul jadwal pemadaman bergilir.

Sapri menyebutkan adanya gangguan lagi dengan arus gangguan 8,37 Ampere, menyebabkan suplay listrik dari BP Tangguh ke kota Bintuni terputus.

Selama gangguan ini belum diatasi, kata Sapri, listrik untuk kebutuhan pelanggan PLN di suplay dari PLTD Bintuni Kampung Lama.

Sapri mengingat bahwa daya mampu mesin di PLTD Kampung Lama hanya 1.500 Kw ( 3 Unit), maka selama Sistem di backup PLTD, “kami akan melakukan pemadaman bergilir akibat defisit sebesar 2.000 KW,” ujar Sapri, Sabtu (19/5).

Padahal mesin pembangkitan di PLTD jumlahnya lebih dari 6 unit. Bahkan ada dua mesin yang pihak PLN datangkan dari Oransbari, Manokwari Selatan,  dan Nabire. [Daniel MD]

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru