Di Bintuni, 7 SMP yang Ujian Nasional Berbasis Komputer

Senin, 23 April 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintuni (KADATE) – Sebanyak 1.078 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 31 SMP di kabupaten Teluk Bintuni mengikuti ujian nasional. Dan 24 SMP ujian nasional masih berbasis kertas dan pensil, baru 7 SMP yang melakukan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Hal ini seperti diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Teluk Bintuni, Drs. Nicolaus Nimbafu, Senin (24/4).

Dijelaskan terdapat 16 rayon yang akan berlangsung ujian nasional tanggal 23-26 April 2018. SMP Negeri 1 Bintuni, SMP Negeri 2 Bintuni, SMP Terpadu Bintuni, SMP YPPK Bintuni, SMP Perintis Manimeri, SMP Perintis Steenkool 3, dan SMP Negeri Babo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk ujian UNBK SMP dan ujian berbasis kertas dan pensil tingkat SMP soal bobotnya sama hanya UNBK menggunakan komputer sedangkan ujian berbasis kertas dan pensil tidak menggunakan komputer.

Pada ujian UNBK siswa langsung menghadap komputer sehingga kami berharap jaringan internet semuanya berjalan baik dan listrik PLN tidak padam pada saat ujian berlangsung agar peserta ujian tidak terganggu.

Masalah listrik sudah kami sampaikan ke pihak Pemda Teluk Bintuni agar bisa mengkoordinasikannya dengan pihak PLN,” ujar Nicolaus Nimbafu.

Dikatakan bahwa pihaknya sangat mengharapkan kelulusan SMP tahun ini bisa 100% namun itu semua tergantung hasilnya nanti setelah ujian nasional tingkat SMP ini berlangsung.

Lebih jauh Nimbafu mengatakan, menyangkut ujian UNBK tingkat SMP tidak ada masalah.

Dia juga mengemukkan masalah dana BOP untuk SD dan SMP dibutuhkan Rp. 9 Milyar, namun yang dijawab oleh pemerintah daerah baru Rp. 1 Milyar,” tandasnya. [Daniel MD]

Berita Terkait

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”
Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”
Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”
Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”
Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik
Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”
Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien
Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terkait

Selasa, 4 Maret 2025 - 11:33

Bupati Yohanis Manibuy – wakil Bupati Joko Lingara disambut meriah di negeri “sisar matiti”

Senin, 24 Februari 2025 - 16:03

Pilkada 2024, Kapolres AKBP Choirudin Wahid: situasi aman dan kondusif, Bintuni keluar dari “zona merah”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:52

Terkait kesejahteraan Guru, Henry Kapuangan: “akan ada tambahan penghasil, setelah terbit Perbup”

Senin, 24 Februari 2025 - 15:23

Polres – Bhayangkari Teluk Bintuni hadirkan program pekarangan pangan lestari, “melepas bibit ikan lele di kolam”

Senin, 24 Februari 2025 - 14:58

Siswa SMKN 1 Bintuni ikut sertifikasi kompetensi, Henry Kapuangan harapkan yang terbaik

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:58

Kirim 2 guru ke SD Obo Distrik Kuri, Henry Kapuangan: “Saya janjikan satu bulan, ternyata 2 minggu sudah bisa”

Jumat, 14 Februari 2025 - 15:28

Teluk Bintuni “dipangkas” anggaran 135 milyar rupiah, Matret Kokop: gunakan anggaran efektif dan efisien

Selasa, 12 November 2024 - 00:49

Anggota DPR Papua Barat Dantopan Sarungallo “Reses” Serap Aspirasi di Teluk Bintuni

Berita Terbaru